Dukun Pengganda Uang: Awalnya Saya Tidak Mau

Sayangi.com/Doc

Purwokerto, Sayangi.com – Tidak mau kerja keras tapi mau cepat kaya raya. Itulah mungkin gambaran korban penipuan dukun pengganda uang berinisial S yang pada Selasa (24/12) lalu baru-baru ini ditangkap oleh Polres Banyumas.

Awalnya, ungkap tersangka S, Rabu (25/12), dirinya hanya membuka praktik penyembuhan penyakit seperti kanker rahim dan kanker otak melalui meditasi dan doa.

Menurut dia, ilmu penyembuhan itu dipelajari di Banyuwangi, Jawa Timur, selama dua tahun.

Oleh karena dianggap memiliki kemampuan dalam hal penyembuhan, kata dia, sejumlah pasien memaksanya untuk membuka praktik penggandaan uang.

“Awalnya saya tidak mau, tetapi mereka memaksa dan dicoba ternyata berhasil,” katanya.

Hingga akhirnya, dia pun mulai membuka praktik penggandaan uang sejak tahun 2011 dan pasien yang datang berasal dari berbagai kota seperti Malang dan Bandung.

Menurut dia, setiap pasien diminta untuk memberikan uang dengan jumlah bervariasi untuk membeli beberapa persyaratan di di Solo.

“Uang yang diberikan bervariasi, mulai Rp12 juta sampai Rp60 juta. Uang tersebut saya belikan beberapa syarat, seperti minyak ‘gondho mayit’ yang harganya Rp4,2 juta dan apel jin Rp6 juta,” katanya.

Secara keseluruhan, kata dia, uang yang diperoleh dari pasien mencapai Rp300 juta. (MD/Ant)