Eva Sundari: Pembuatan UU Harus Mengacu Empat Pilar

Sayangi.com/Istimewa

Semarang, Sayangi.com – Anggota Komisi III DPR RI Eva Kusuma Sundari memandang perlu pembentukan peraturan perundang-undangan berpegang pada Empat Pilar Kebangsaan yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika untuk mengindari “judicial review” ke Mahkamah Konstitusi.

“Ini sudah jadi pembicaraan lama di Majelis Permusyawaratan Rakyat RI sebagai penjaga konstitusi,” katanya ketika dihubungi dari Semarang, Rabu (25/12), merespons pernyataan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Hamdan Zoelva.

Sebelumnya, Ketua MK dalam konferensi pers Refleksi 2013 dan Proyeksi 2014 MK di Jakarta, Senin (23/12), mengatakan, “Pengujian undang-undang yang diajukan sepanjang 2013 masih tinggi, mengindikasikan lemahnya pembentuk undang-undang dalam sinkronisasi dengan norma Pancasila, norma konstitusi, dan norma undang-undang yang lain.”

Lebih lanjut Eva mengungkapkan bahwa dirinya sudah mengusulkan supaya tim kajian tidak hanya membahas rencana amandemen Undang-Undang Dasar (UUD) 1945, tetapi juga kebutuhan yang lebih mendesak, yaitu “framework” (kerangka) untuk proses legislasi.

Wakil Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPR RI itu lantas mencontohkan kelompok perempuan punya strategi untuk mengintegrasikan perspektif gender ke dalam legislasi. Begitu pula, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia juga membuat buku legislasi berperspektif HAM.

“Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI atau Badan Legislasi (Baleg) DPR RI pun harus mempunyai strategi sejenis untuk perspektif Empat Pilar Kebangsaan guna menghindari ‘judicial review’ (uji materi) ke MK,” ucapnya.

Menurut Eva, MPR atau Baleg DPR I bisa membentuk tim khusus guna mempersiapkan bahan-bahan untuk dibahas secara politik, umpamanya meminta universitas-universitas, misalnya Universitas Gadjah Mada (UGM) yang mempunyai Pusat Studi Pancasila.

“Saya akan mengagendakan untuk masa sidang yang akan datang sembari meninggalkan ‘legacy’ (warisan) bagi Baleg atau MPR RI yang akan datang,” kata Eva yang juga calon tetap anggota DPR RI periode 2014–2019 dari Daerah Pemilihan Jawa Timur VI. (MD/Ant)

Berita Terkait

BAGIKAN