Khatibul Umam: PKB Tak Etis Gunakan Gambar Gus Dur

Foto: dokpri

Jakarta, Sayangi.Com- Ketua Lajnah Ta’lif Wa Nasr PB NU Khatibul Umam Wiranu menyatakan, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) pimpinan Muhaimin Iskadar harus mengindahkan dan melaksanakan protes Yenny Wahid soal pemasangan gambar Gus Dur dalam berbagai atribut kampanye PKB sekaligus klaim bahwa PKB adalah partai penerus perjuangan Gus Dur.

“Protes Yenny harus dimaknai sebagai ketidaksetujuan keluarga KH Abdurrahman Wahid terhadap tata cara kampanye PKB sekarang ini,” kata Khatibul Umam, dalam rilis yang diterima Sayangi.Com, Rabu (25/12) sore.

Wakil Ketua Komisi II DPR dari Partai Demokrat ini mengemukakan, tidak ada yang bisa menghapus catatan sejarah bahwa KH Abdurrahman Wahid adalah salah satu deklarator PKB selain empat deklarator lainnya. Tetapi juga tak bisa terhapus bahwa KH Abdurrahman Wahid diturunkan dari posisinya sebagai Ketua Umum Dewan Syuro oleh PKB Muhaimin.

PKB pimpinan Muhaimin Iskandar, menurut Khatibul, sudah melakukan kesalahan besar pada tahun 2009 dengan mencopot KH Abdurrahman Wahid dari posisinya sebagai Ketua Umum Dewan Syuro DPP PKB.

“Karena itu, penggunakan atribut, simbol-simbol, serta panji-panji, bendera yang terkait dengan nama KH Abdurrahman Wahid, secara etis sudah tidak bisa lagi digunakan oleh PKB,” ujar Khatibul, yang pernah menjadi politisi PKB sebelum bergabung dengan Partai Demokrat.

Khatibul berpendapat, jika pun PKB hendak menggunakan simbol-simbol beliau, maka seharusnya Muhaimin meminta izin kepada keluarga KH Abdurrahman Wahid, melalui ibu Nuriyah Wahid, atau putrinya Yenny Wahid.

“Tanpa izin mereka, PKB Muhaimin tidak punya hak menggunakannya,” katanya.

Polemik penggunaan gambar Gus Dur oleh PKB muncul setelah Yenny Wahid, putri KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), mengajukan protes tentang penggunaan foto Gus Dur dalam berbagai baliho PKB dan semboyan ‘PKB Penerus Perjuangan Gus Dur’.

Mantan politisi PKB Effendy Choirie, yang kini bergabung di Partai Nasdem, juga menilai bahwa protes Yenny Wahid adalah wajar dan mesti dilakukan.

“Tidak bisa dihapus dari sejarah bahwa Gus Dur adalah pendiri PKB. Tetapi oleh Muhaimin Iskandar, Gus Dur disingkirkan dari PKB,” ujar Gus Coy, sapaan akrab Effendy Choirie dalam percakapan dengan Sayangi.com, Rabu (25/12).