Wisatawan ke Garut Menurun Akibat Longsor Cisewu

Sayangi.com/Istimewa

Garut, Sayangi.com – Bencana longsor yang memutuskan jalur Selatan provinsi kawasan Cisewu telah menurunkan jumlah wisatawan ke sejumlah objek wisata pantai Selatan, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

“Jalan yang terputus akibat longsor di Cisewu itu telah menyebabkan kunjungan wisatawan ke pantai turun drastis diperkirakan tahun sekarang turun 10 sampai 20 persenan,” kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Kabupaten Garut, Mlenik kepada wartawan, Rabu.

Ia menuturkan jalan utama Kecamatan Cisewu yang terputus karena tergerus aliran sungai sepanjang 200 meter itu merupakan jalur yang menghbungkan Garut selatan dengan Pangalengan, Kabupaten Bandung.

Menurut dia, jalur Selatan provinsi itu merupakan akses jalan bagi wisatawan Bandung yang ingin berwisata ke Pantai Selatan Garut.

“Seperti Pantai Rancabuaya kebanyakan yang datang wisatawan dari Bandung dan Cianjur, karena jalur itu menghubungkan Bandung langsung ke pantai selatan,” katanya.

Ia menjelaskan sejak jalur provinsi itu bagus telah berdampak meningkatnya kunjungan wisatawan ke pantai selatan Garut.

Menurut dia wisatawan asal Bandung dan Cianjur Selatan tidak perlu melewati kawasan kota Garut yang jaraknya cukup jauh untuk menuju objek wisata pantai di Garut.

“Sekarang setelah jalan di Cisewu terputus akibat longsor, wisatawan dari Bandung harus lewat jalur Garut Kota,” kata Mlenik.

Ia mengimbau kepada wisatawan yang ingin menikmati pesona alam pantai Garut Selatan dapat melewati jalur Garut Kota kemudian Cikajang, Bungbulang atau Pameungpeuk.

“Wisatawan bisa menikmati banyak kawasan wisata pantai yang menarik untuk dikunjungi,” katanya.

Sementara itu objek wisata pantai di Garut yakni Pantai Rancabuaya, Puncak Guha, dan Cicalobak Kecamatan Caringin perbatasan dengan Kabupaten Cianjur.

Selanjutnya Pantai Santolo, Kecamatan Cikelet, Pantai Sayang Heulang, Kecamatan Pameungpeuk, Pantai Cijeruk Indah, Pantai Karang Paranje Kecamatan Cibalong. (MD/Ant)

 

Berita Terkait

BAGIKAN