BlackBerry Akan Bangun Pabrik di Indonesia

Foto: businessinsider.com

Jakarta, Sayangi.com – BlackBerry akan menjadikan Indonesia sebagai lahan keberuntungan. Seperti diberitakan Bloomberg,  perusahaan smartphone asal Kanada itu pada Rabu (25/12) waktu setempat mencapai kesepakatan lima tahun kerjasama dengan Foxconn. Salah satu isi kesepakatan itu, rencana membuka pabrik di Indonesia dan Meksiko.

Berdasarkan kerjasama itu, BlackBerry tampaknya bermaksud fokus pada pengembangan perangkat lunak dan layanan saja, sementara urusan pembiayaan pabrik dan sejenisnya akan ditangani oleh Foxconn. Belum ada kabar lebih lanjut tentang rencana pembangunan pabrik di Indonesia ini, namun dipastikan langkah itu menjadi bagian dari upaya BlackBerry berkelit dari kebangkrutan yang tengah membelit.

Seperti diberitakan sebelumnya, masa kejayaan BlackBerry yang pernah merajai pasar ponsel pintar makin suram. Perusahaan telepon genggam pintar asal Kanada ini pada Jumat (20/12) waktu setempat mengumumkan kerugian 4,4 miliar dolar AS pada kuartal ketiga tahun ini. Nilai kerugian ini empat kali lebih tinggi dari kerugian pada kuartal sebelumnya.

Kantor Berita Inggris BBC belum lama ini melaporkan, BlackBerry – yang dulu populer dengan nama Research in Motion atau RIM – mengatakan, penjualan produk-produk mereka turun tajam. Pada kuartal ketiga 2013, perusahaan ini hanya berhasil menjual 1,9 juta unit BlackBerry baru, yang mengisyaratkan seri Z10 tidak sukses di pasar.

Situasi ini membuat penerimaan BlackBerry turun 56% dibandingkan tahun lalu. September lalu BlackBerry mengumumkan PHK 4.500 karyawan setelah merugi 965 juta dolar AS pada kuartal kedua 2013. BlackBerry kini dipimpin direktur baru, John Chen, yang mengatakan bahwa ‘perusahaannya masih hidup’ namun kini lebih memusatkan perhatian pada bisnis perangkat lunak, bukan perangkat keras.

BlackBerry pernah merajai pasar ponsel pintar, namun dalam beberapa tahun belakangan kesulitan bersaing dengan iPhone buatan Apple dan aneka ponsel dengan sistem operasi Android. (MSR)