Korban Travel Maut di Kampar Riau Bertambah

Sayangi.com/Doc

Pekanbaru, Sayangi.com – Korban tewas dalam kecelakaan mobil travel di jalan lintas Riau-Sumatera Barat bertambah menjadi tiga orang, sementara sopir mobil “maut” itu masih buron.

“Korban bertambah satu orang. Kini korban tewas menjadi 3 orang dan sopir dinyatakan buron,” kata Kapolres Kampar AKBP Ery Apriyono melalui Humas Ipda Deni dihubungi dari Pekanbaru, Kamis (26/12).

Ia mengatakan seorang balita ikut jadi korban yang tewas dalam kecelakaan itu.

Dia menjelaskan kronologis kecelakaan, mobil jenis minibus dengan nomor polisi BA-1921-ZU dari Padang menuju Pekanbaru itu terjun bebas ke sungai, tepatnya di jalan lintas Riau-Sumbar KM 78/79 Desa Merangin Kecamatan Kuok, Kabupaten Kampar.

Kejadian itu terjadi pada tepat pada perayaan Natal pada Rabu malam (25/12) sekitar pukul 20.30 WIB.

Mobil tersebut mengangkut enam orang penumpang. Sebanyak tiga korban yang meninggal dunia antara lain bernama Syukur (68), Maineli (50), dan Faiza Kurniawan (2).

“Seluruh korban berasal dari Padang Panjang, Sumbar,” ujarnya.

Ia mengatakan nasib korban ketiga sangat mengenaskan karena pada saat kejadian kecelakaan sempat hanyut ke Sungai Kampar.

“Korban baru bisa ditemukan 12 jam kemudian setelah dilakukan pencarian oleh kepolisian bersama Tim Sar, BPBD Kampar dibantu warga masyarakat,” ujarnya.

Menurut dia, korban ditemukan di Desa Sawah Kecamatan Kampar Utara. “Korban hanyut sekitar 20 kilometer dari TKP (tempat kejadian perkara),” katanya.

Sedangkan dua penumpang lainnya mengalami luka ringan dan seorang lainnya luka berat. Ia mengatakan mereka dirawat di Puskesmas Kuok.

“Identitas sopir belum diketahui karena melarikan diri,” katanya.

Ia mengatakan polisi terus mendalami kasus tersebut dan mengejar pelaku.

Sejauh ini polisi menduga kecelakaan disebabkan kelalaian sopir yang kini buron.

Sopir diperkirakan melanju kencang dari Padang menuju Pekanbaru. Saat ditikungan tajam kehilangan kendali dan terjun ke Sungai Kampar dari ketinggian belasan meter. (MD/Ant)