Sepanjang 2013 Pemprov DKI Jaring 1016 PMKS

beritajakarta.com

Jakarta, Sayangi.com – Sebanyak 1.016 Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) berhasil dijaring petugas Suku Dinas Sosial Jakarta Pusat selama Januari hingga Desember 2013 ini. Dari jumlah tersebut, sebanyak 319 orang merupakan tuna wisma (gelandangan).

Sedangkan selebihnya sebanyak 113 orang adalah pemulung, 189 orang pengemis, 161 orang joki 3 in 1, dan 142 orang psikotik. Kenaikan jumlah PMKS pada periode 2013 terjadi mulai bulan Juni hingga September 2013 yang rata-rata mencapai 103-146 orang.

“Penjangkauan dan pengendalian terus kita lakukan untuk menekan jumlahnya di Jakarta Pusat,” kata Marjito, Kepala Sudin Sosial Jakarta Pusat, Kamis (26/12).

Sementara itu, Kepala Seksi Pelayanan Kesejahteraan Sosial Sudin Sosial Jakarta Pusat, Wanson Sinaga menambahkan, PMKS tersebar di 13 lokasi rawan di Jakarta Pusat, salah satunya adalah kawasan Harmoni.

“Wilayah itu di antaranya sekitar Harmoni, Istiqlal, Lapangan Banteng, Monas, Tugu Tani, Atrium Senen, Menteng, Cempaka Putih, Kemayoran, Johar Baru, Tanah Abang, Sawah Besar, dan Gambir. Jumlah yang ada saat ini akan kami terus kami tekan agar pertumbuhan PMKS tidak besar di Jakarta Pusat,” ucap Wanson.

Ditambahkan Wanson, PMKS yang berhasil dijaring kemudian langsung dikirim ke Panti Sosial Cipayung, Jakarta Timur dan Kedoya, serta Cengkareng, Jakarta Barat. Untuk menekan suburnya PMKS, warga juga diimbau untuk tidak memberikan uang kepada PMKS.

“Kalau masyarakat masih memberikan uang kepada PMKS, sudah jelas keberadaan mereka akan tetap ada. Masyarakat sendiri juga mempunyai peran besar dalam membersihkan PMKS,” tandasnya. (MD/Ant)