Ngetem Didenda 500 Ribu, Sopir Angkot Panik

Foto: Sayangi.com/Dok

Jakarta, Sayangi.com – Pemprov DKI Jakarta akan menetapkan peraturan angkot yang ngetem sembarang akan didenda Rp 500 ribu. Peraturan yang mulai diterapkan pada Kamis (26/12) membuat para sopir panik. Mereka menganggap denda tersebut akan membebaninya.

Salah satunya yang tidak setuju dengan penerapan sanksi itu adalah Rahmat. Sopir angkot jurusan Kampung Melayu- Senen itu menyatakan diri mewakili teman-temannya yang risau atas hal itu.

“Kita keberatan, terlalu mahal bayarnya,” katanya didampingi teman-teman sesama sopir saat diwawancarai Sayangi.com di Senen, Jakarta Pusat, Kamis (26/12).

Bagi Rahmat, ngetem menjadi bagian dari cara para sopir memenuhi kebutuhan penumpang yang ingin menaiki angkutannya.

“Bayangin sendiri mas, bisa-bisa semua angkot akan kena tilang terus-terusan. Dan kalau ditilang pas ngetem, kita akan mengalami penurunan penumpang,” ujarnya.

Sementara itu, Gubernur DKI sendiri telah memperlihatkan keseriusannya untuk pemberlakuan sanksi tersebut. Ia sendiri mengatakan bentuk sanksi itu sebagai sistem yang efektif di tengah kota yang tak kunjung bisa mengatasi kemacetan. Dengan begitu, Jokowi berharap masyarakat dapat sadar untuk parkir yang di lakukannya tidak mengganggu jalan sebagai kepentingan umum.(GWH)

Berita Terkait

BAGIKAN