Biadab, Gadis Dibawah Umur Diperkosa, Fotonya Disebar ke FB

Mataram, Sayangi.com – Polres Mataram tengah menyelidiki pelaku penyebar foto telanjang  pelajar SMP yang diduga diperkosa di kawasan wisata Suranadi, Narmada, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat.

“Kami tengah melakukan penyelidikan terhadap kasus pornografi atau kejahatan dunia maya dengan korban pelajar yang diperkosa,” kata Kapolres Mataram AKBP Kurnianto Purwoko di Mataram, Kamis (26/12).

Menurut Kunianto, pelaku ALD diduga menyebarkan foto-foto korban yang diambil oleh pelaku dengan menggunakan ponsel miliknya saat korban sedang dalam kamar mandi.  Foto ini diduga disebarkan ke dunia maya melalui jejaring sosial Facebook dan telepon seluler.

Saat ini, polisi telah mengantongi tiga nama pelaku yang diduga penyebar foto telanjang X. Gadis tersebut juga diduga menjadi korban pemerkosaan di Suranadi.

Tiga pelaku penyebar foto tersebut adalah ALD (30) yang mengambil foto korban sekaligus pelaku pemerkosaan, SR (18) dan QR (16), warga Pringgarata, Kabupaten Lombok Tengah. SR dan QR diduga ikut menyebarkan foto-foto korban ke dunia maya, melalui Facebook dan ponsel.

Sebelumnya di beritakan, korban pelajar berusia 14 tahun yang diduga diperkosa ALD, warga Kekalik, Mataram, November lalu. Korban diperkosa dan difoto telanjang setelah sebelumnya diajak berjalan-jalan di kawasan wisata Suranadi, Narmada, Lombok Barat.

Pelajar SMP berusia 14 tahun dilaporkan telah diperkosa oleh kawanan pemuda. Dalam keadaan bugil, korban juga difoto saat tengah berada di sebuah kamar di kawasan wisata Suranadi, Narmada, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat.

“Kami baru saja menerima laporan, telah terjadi dugaan pemerkosaan pada hari Ahad di sekitar kawasan wisata Suranadi, Lombok Barat,” kata Kapolres Mataram AKBP Kurnianto Purwoko di Mataram, Kamis (26/12).

Menurut Kurnianto, kejadian ini berawal saat pelaku ALD (30) warga Kekalik, Kota Mataram menghubungi korban dan membujuk X agar mau diajak jalan-jalan ke objek wisata Narmada dan Suranadi.

Tanpa menaruh curiga, X yang saat ini masih berstatus pelajar tersebut akhirnya mau diajak jalan-jalan. Besama pelaku dan teman pelaku, warga Pringgarata Kabupaten Lombok Tengah tersebut menuju Suranadi dengan menggendarai mobil.

Setelah sampai di Suranadi, pelaku mengajak korban untuk masuk ke sebuah tempat dan memaksa korban masuk ke dalam salah satu kamar. Tangan korban ditarik dan dipaksa untuk berhubungan badan dengan pelaku.

Awalnya, korban sempat memberontak dan berteriak, namun pelaku membekap mulut korban dan mengancam akan membunuh, apabila korban tidak mau menuruti permintaan pelaku. Korban yang tak berdaya, diperkosa pelaku sebanyak satu kali.

Setelah selesai menyetubuhi korban, pelaku lantas mengambil hand phone dan memfoto korban saat tengah telanjang di kamar mandi. Diduga, foto-foto bugil korban disebarkan ke dunia maya. Kasus tersebut, saat ini telah ditangani Polres Mataram dan masuk ke dalam proses penyelidikan.

Berita Terkait

BAGIKAN