Tol JORR W2 Hanya Untuk Kendaraan Gol I

Foto: Sayangi.com/Chapunk

Jakarta, Sayangi.com – Tol JORR W2 ruas Kebon Jeruk-Ciledug diresmikan penggunaannya oleh Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto dan juga Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo, Jumat (27/12). Menurut Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian PU, Danis H. Sumadilaga tol JORR W2 Utara secara keseluruhan memiliki panjang 7,87 km dari Kebon Jeruk hingga Ulujami.

Namun, yang akan mulai beroperasi sepanjang 5,73 km (Kebun Jeruk-Ciledug) dengan tiga akses keluar atau masuk yaitu di Meruya, Joglo, dan Ciledug.

“Meskipun belum beroperasi secara keseluruhan, beroperasinya segmen Kebon Jeruk-Ciledug diharapkan dapat memberikan kontribusi yang cukup besar dalam mengurangi kepadatan lalu lintas pada jalan yang ada,” kata Danis.

Danis menjelaskan, jalan tol dengan investor PT Marga Lingkar Jakarta (MLJ) tersebut hanya boleh digunakan oleh kendaraan berjenis sedan, jip, pick up/truk kecil dan bus (golongan I).

Hal ini dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi jalan Ciledug Raya dan Joglo yang tidak sesuai golongan kendaraan jenis II, III, IV dan V.

“Tarif yang dikenakan untuk kendaraan yang melintas adalah sebesar Rp3.500,” jelasnya seperti dikutip Antara.

Masa konsesi yang diberikan Pemerintah kepada PT MLJ selaku Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) JORR W2 Utara adalah 40 tahun (terhitung 1 Januari 2005).

Danis juga mengingatkan PT MLJ untuk senantiasa memenuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM) jalan tol yang antara lain menyangkut aspek kondisi jalan tol, kecepatan tempuh rata-rata, aksesibilitas, keselamatan, unit pertolongan/keselamatan dan bantuan pelayanan.

Lebih lanjut Kepala Puskompu menyatakan, beroperasinya segmen Kebon Jeruk-Ciledug diharapkan juga dapat mempercepat proses pengadaan tanah segmen Ciledug-Ulujami, sehingga JORR W2 Utara dapat beroperasi secara penuh dan memberikan alternatif baru bagi pengguna jalan.

Kementerian PU juga meminta kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk dapat menyelesaikan pembebasan sembilan bidang tanah yang tersisa sehingga konstruksi dapat rampung pada pertengahan 2014.

Secara keseluruhan tanah yang dibebaskan untuk JORR W2 Utara seluas 56,98 ha dengan dana pembebasan senilai Rp610 miliar.

Dibukanya tol ini, katanya, diharapkan juga mempercepat pengadaan tanah dan pembangunan jalan tol lainnya, khususnya yang terkoneksi dengan jalan tol JORR seperti jalan tol Akses Tanjung Priok dan jalan tol Depok-Antasari.(GWH)

Berita Terkait

BAGIKAN