Partai Nasdem Belum Pikirkan Sosok yang Bakal Jadi Capres

Foto: sayangi.com/MI

Surabaya, Sayangi.com – Partai Nasdem mengaku belum memikirkan pasangan calon presiden-calon wakil presiden yang akan diduetkan dan bersaing dengan sejumlah pasangan lainnya pada Pemilihan Presiden RI 2014-2019.

“Hingga saat ini, partai belum ada komunikasi apa-apa tentang calon presiden maupun pasangannya. Semua masih konsentrasi tentang proses pencalonan legislatif,” ujar Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Nasdem Laksamana TNI (Purn) Tedjo Edhy Purdijatno, ketika ditemui di sela Deklarasi Perjuangan Perempuan NasDem di Surabaya, Jumat (27/12/2013).

Menurut dia, sampai sekarang belum ada satu pun tokoh yang disebut-sebut maju sebagai calon presiden dari Partai Nasdem. Meski Ketua Umum DPP Partai Nasdem Surya Paloh digadang-gadang maju, namun belum ada hasil resmi dari internal partai.

“Surya Paloh memang belum dipastikan maju capres karena belum ada pembahasan resmi. Apalagi sampai pembahasan calon wakil presiden,” ucap politisi yang juga Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Nasdem Jawa Timur tersebut.

Ia menjelaskan, partai masih konsentrasi pada Pemilihan Umum Legislatif yang dijadwalkan 9 April 2014. Sebagai partai baru, kata dia, Nasdem tidak ingin hanya sebagai penggembira, namun lebih kepada partai yang memiliki banyak kursi dan ikut berperan membangun Tanah Air.

“Nanti setelah Pemilu Legislatif digelar dan sudah mengetahui berapa suara dan kursi yang didapat, baru Nasdem akan menentukan sikapnya,” cetus mantan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) RI tersebut.

Disinggung tentang kekhawatiran kalah cepat dibandingkan partai politik lain yang sudah ramai membahas pasangan calon presiden, Tedjo Edhy mengaku tidak khawatir.

Ketua Bidang Pertahanan Keamanan DPP Partai Nasdem itu mencontohkan pembentukan Nasdem menjadi partai yang tidak lebih dari enam bulan.

“Buktinya, Nasdem berhasil menjadi partai yang menjelma dengan kekuatan besar. Semua daerah pemilihan terisi oleh calon legislator dan menjadi satu-satunya partai politik baru yang lolos verifikasi hingga menjadi peserta Pemilu,” ujarnya.

Kendati demikian, pihaknya mengakui sudah memiliki sejumlah kriteria yang layak dimajukan menjadi capres dan tokoh-tokoh yang bisa disandingkan sebagai pasangan duet.

“Sudah ada kriterianya, tapi yang secara umum harus layak dan berkualitas. Karena kami masih konsentrasi ke Pemilu Legislatif maka nama-nama yang ada masih disimpan di hati,” kata purnawiran jenderal bintang empat tersebut.