Gita Wiryawan : Lemahnya Rupiah Pengaruhi Perekonomian

Sayangi.com/Istimewa

Denpasar, Sayangi.com – Menteri Perdagangan Gita Wirjawan mengatakan dengan lemahnya mata uang rupiah terhadap dolar Amerika Serikat akan berpengaruh terhadap perekonomian di Indonesia.

“Kalau dari data ekspor tentu devisa negara akan naik, karena pengaruh mata uang dolar AS menguat dibanding dengan rupiah. Saat ini nilai tukar satu dolar AS tembus mencapai Rp11,800,” katanya di sela-sela melantik pengurus DPD Barisan Indonesia (Barindo) Bali di Denpasar, Jumat (27/12).

Ia mengatakan, ekspor yang mendatangkan devisa saat ini adalah dari berbagai sektor, antara lain dari pakaian jadi, perabotan rumah tangga dari kayu (furniture) dan kerajinan tangan.

“Tentu di sektor ini akan menguntungan negara kita, karena ekspor kita cukup tinggi di sektor perdagangan tersebut,” ujarnya.

Tetapi di sisi lain, kata dia, barang-barang impor tentu berpengaruh terhadap pendapatan masyarakat, karena jelas akan lebih mahal dibanding harga sebelumnya ketika nilai tukar satu dolar AS berkisar Rp10.000, seperti alat-alat elektronika.

“Dengan demikian perekonomian masyarakat akan berpengaruh terhadap melemahnya rupiah terhadap dolar AS. Jika terus kondisi seperti ini maka sudah dipastikan pada awal tahun 2014 akan terjadi inflasi lebih tinggi secara nasional,” katanya.

Namun demikian, kata dia, pemerintah akan berupaya mencari jalan keluar sehingga nilai tukar rupiah akan menguat di tahun depan.

“Saat ini pemerintah sedang melakukan upaya-upaya dan terobosan agar rupiah bisa menguat. Temasuk juga membatasi impor bagi sektor yang tidak penting sekali,” katanya. (MD/Ant)

Berita Terkait

BAGIKAN