Padagang Terompet Menjamur di Palangkaraya

Antara

Palangkaraya, Sayangi.com – Pedagang terompet di menjamur di pinggiran ruas jalan di Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah, menjelang pesta pergantian tahun 2013 ke Tahun Baru 2014 yang mengakibatkan kesan kesemrawutan.

Salah seorang pedagang terompet Jerry, di Palangkaraya, Sabtu (28/12), mengatakan setiap menjelang tahun baru dia bersama temannya mampu meraup keuntungan yang cukup besar dari hasil penjualan terompet.

Untuk harga jual terompet, bervariasi tergantung bentuk dan ukurannya mas, mulai dari harga Rp10.000 hingga Rp25.000 per buah,” kata warga Banjarmasin itu kepada wartawan.

Usaha berdagang terompet itu merupakan bisnis musiman yang memberikan penghasilan lumayan, karena setiap tahun sudah dipastikan 300 – 500 buah terompet habis terjual.

Selain pedagang terompet, menjelang Tahun Baru 2014 tampak juga marak pedagang petasan dan kembang api menjajakan barang dagangannya dan berdampingan dengan pedagang terompet Sementara menurut Ahim salah seorang pedagang petasan dan kembang api di pasar Balauran barang dagangannya itu cukup banyak dicari warga kota Palangka Raya setiap menjelang pergantian tahun.

Warga kota Palangka Raya biasanya banyak membuat acara pesta malam tahun baru di rumah atau di pusat keramaian tertentu seperti kawasan Bundaran Besar dan lapangan Sanaman Mantikei, ujarnya.

Untuk penyambutan pergantian tahun baru akan semakin semarak jika ada suara dentuman petasan dan cahaya kembang api di udara di sekitar tempat acara pesta malam tahun baru itu.

Mengenai harga petasan dan kembang api yang ditawarkan warga Palangka Raya itu bervariasi mulai Rp15.000 hingga Rp150.000 per buah tergantung jenis petasan dan bentuk kembang apinya, demikian Ahim. (MD/Ant)

Berita Terkait

BAGIKAN