Kenal Via Facebook, Siswi SMP Diajak Jalan-jalan Lalu Diperkosa

Foto: allvoices

Mataram, Sayangi.com – Modus upaya merenggut mahkota perempuan dilakukan dengan berbagai cara. Salah satunya yang dilakukan ALD (30), warga Kekalik, Kota Mataram. Ia hanya bermodal kenalan di facebook dengan Bunga, nama samaran selama satu minggu. Setelah itu ia mengajak dan selanjutnya memperkosa gadis 14 tahun yang masih duduk di bangku SMP tersebut.

Hal ini diungkapkan Kasat Reskrim Polres Mataram AKP Agus Dwi Ananta, di Mataram, Nusa Tenggara Barat, Sabtu (28/12/2013). Ia menuturkan bahwa dugaan kasus pemerkosaan dan foto bugil yang menimpa pelajar Bunga di kawasan wisata Suranadi, berawal dari perkenalan korban dengan pelaku melalui jejaring sosial facebook.

“Informasi yang kami dapat, korban dan pelaku berkenalan melalui jejaring itu (facebook),” kata Agus.

Ia menyatakan, dari perkenalan singkat di jejaring sosial tersebut, pelaku dan korban semakin sering berkomunikasi, hingga pada akhirnya pelaku mengajak korban jalan-jalan ke kawasan wisata Suranadi, Lombok Barat.

“Menurut pengakuan korban, mereka baru berkenalan satu minggu dan sempat berpacaran kilat,” kata Agus, menambahkan.

Kasus pemerkosaan ini terjadi awal November lalu. Kejadiannya berawal dari pelaku ALD (30) menghubungi korban dan membujuk Bunga agar mau diajak jalan-jalan ke objek wisata Narmada dan Suranadi.

Namun setelah sampai di Suranadi, pelaku mengajak korban untuk masuk ke sebuah tempat dan memaksa korban masuk ke dalam salah satu kamar. Tangan korban ditarik dan dipaksa untuk berhubungan badan dengan pelaku.

Awalnya korban sempat memberontak dan berteriak, namun pelaku membekap mulut korban dan mengancam akan membunuh, apabila korban tidak mau menuruti permintaan pelaku. Korban yang tak berdaya, akhirnya diperkosa pelaku satu kali.

Setelah selesai menyetubuhi korban, pelaku lantas mengambil ‘handphone’ dan memfoto korban saat tengah telanjang di dalam kamar mandi. Ada dugaan, foto-foto bugil korban selanjutnya disebarkan ke dunia maya.

Polres Mataram kini tengah mendalami dugaan kasus pemerkosaan gadis pelajar yang dibuntuti dengan penyebaran fofo-foto bugil korban melalui jejaring internet tersebut.