Ahok: Saya Berani Berpolitik Hari Ini Karena Gus Dur

Foto: Sayangi.com/Chapunk

Jakarta, Sayangi.com – Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mengatakan dia berani berpolitik hari ini karena Gus Dur yang memberi semangat.

“Saya jadi bupati Bangka Belitung ditengah 93% orang muslim. 6 bulan saya jadi bupati saya berhenti. Saya ingin ada jaminan sosial nasional,” katanya.

Ketika menemui Gus Dur, lanjutnya, Ahok berkata ingin berhenti jadi bupati dan mencalonkan diri sebagai gubernur.

“Saya juga ketemu Bang Bursah saat itu meminta dukungannya. Saya bilang saya didukung Gus Dur,” lanjutnya.

Saat Gus Dur mendukungnya, lanjut Ahok, ada yang bilang Gus Dur Kyai palsu karena mendukung non muslim.

“Saya tanya gimana tuh Gus dibilang Kyai palsu? Gus Dur menjawab, biarin aja. Mereka ga ngerti Islam, dan ga ngerti Al Qur’an,” kenangnya.

Kata Ahok, dia merasa berhutang pada Gus Dur. “Gus Dur sangat mempengaruhi cara saya berpikir,” tandasnya.

Seperti yang diajarkan Gus Dur, tambahnya, yang dibutuhkan negara ini adalah keadilan sosial, bukan bantuan sosial.

“Saya berani berpolitik hari ini karena Gus Dur yang memberi semangat,” imbunya. (S2)