BMKG: Waspadai Cuaca Buruk Perairan Banten Selatan!

Serang, Sayangi.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan warga khususnya nelayan dan wisatawan yang akan merayakan pergantian tahun di perairan Banten bagian selatan, agar mewaspadai cuaca buruk selama beberapa hari ke depan.

“Kami meminta nelayan tidak melaut karena tinggi gelombang mencapai dua meter,” kata analis cuaca dari BMKG Serang Halim Perdanakusumah, Minggu (29/12/2013).

Ia mengatakan, selama ini ketinggian gelombang di perairan Banten bagian selatan antara 1,0-2-0 meter dan gelombang bergerak dari arah selatan.

Tiupan angin berkecepatan 20 kilometer atau 10 knot dan bergerak dari arah barat.

Karena itu, pihaknya mengimbau nelayan sebaiknya tidak melaut untuk menghindari kecelakaan.

Begitu pula pengunjung wisata juga dilarang berenang di pesisir pantai karena dikhawatirkan terseret ombak.

“Peringatan imbauan ini agar dipatuhi sehingga dapat mencegah kecelakaan laut,” katanya.

Ia juga mengatakan diperkirakan berawan dan berpeluang hujan ringan, terutama malam dan dinihari dengan jarak pandang 4-8 kilometer.

Sedangkan, suhu udara siang hari berkisar antara 23-31 derajat celcius.

Di perairan Banten bagian selatan, terdapat beberapa kawasan wisata, di antaranya Pantai Carita, Tanjung Lesung, Panimbang, Sumur, Ujungkulon, Binuangeun dan Bayah.

Pada perairan pantai tersebut, gelombang tinggi disertai angin kencang bisa terjadi akibat adanya tekanan rendah di peraiaran selatan Pulau Jawa.

Biasanya, kata dia, selama terjadi tekanan rendah menimbulkan gelombang tinggi dan tiupan angin cukup kencang sehingga membahayakan bagi nelayan dan perahu tongkang, termasuk pengunjung wisata yang berenang di sekitar pantai.

“Kami meminta mereka waspada agar terhindar dari kecelakaan laut,” ujarnya.

Ketua Koordinator Keamanan Pantai Lebak Erwin mengaku, pihaknya telah menyebarkan imbauan kepada pengunjung wisata yang akan merayakan pergantian tahun baru agar tidak melakukan aktivitas berenang di tepi pantai.

Untuk mengatasi kecelakan laut, pihaknya telah menyebar petugas penyelamat pantai di seluruh obyek wisata pantai karena cuaca buruk yang melanda selama beberapa hari terakhir.

Selain ombak cukup tinggi juga tiupan angin sangat kencang, sehingga membahayakan bagi wisatawan yang berenang di sekitar pantai.

“Kami setiap obyek wisata menerjunkan tim penyelamat pantai antara 10 sampai 15 orang,” katanya. (MI/Ant)