Askes Menuju BPJS Kesehatan: Tekan 500400 Untuk Cari Info

Foto: Sayangi.com/Emil

Jakarta, Sayangi.com – Sudah banyak orang tahu, PT. Askes (Persero) sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) mendapat mandat untuk melaksanakan transformasi menuju BPJS Kesehatan pada 1 Januari 2014 mendatang. Namun belum banyak orang tahu, bagaimana siklus layanan itu?

Terkait siklus ini, dijelaskan oleh Dirkumham PT. Askes Purnawarman Basundoro saat temu pers bertajuk “Bagaimana Siklus Pelayanan BPJS Kesehatan Mulai 1 Januari 2014?” Di Kantor Pusat PT Askes, Jakarta, Senin (30/12) pagi ini. Kata Purnawarman, mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2013 tentang Jaminan Kesehatan Bab II, kepesertaan BPJS Kesehatan dikelompokkan jadi dua.  

“Mereka adalah Penerima Bantuan Iuran (PBI) yaitu golongan fakir miskin dan orang tidak mampu dan peserta bukan PBI seperti PNS, anggota TNI-Polri, Pejabat negara, pegawai pemerintah non PNS dan pegawai swata,” jelasnya. Lalu, lanjut Purnawarman, termasuk juga sebagai peserta bukan PBI adalah pekerja mandiri, investor, pemberi kerja, penerima pensiun, veteran, perintis kemerdekaan dan jandanya, duda atau anak yatim piatu dari veteran atau perintis kemerdekaan.

“Bagi peserta TNI/Polri dan Eks Jamsostek akan mendapat kartu BPJS, namun bila berobat tidak membawa kartu tersebut maka cukup memperlihatkan KTA/NRP, sedangkan peserta eks Jamsostek dapat memperliharkan kartu JPK Jamsostek yang lama,” lanjutnya.

Bagi peserta pemegang kartu lama, tambahnya (kartu askes sosial dan kartu Jamkesmas), tambahnya, masih dapat menggunakan kartunya untuk memperoleh pelayanan di fasilitas kesehatan yang bekerjasama dengan BPJS kesehatan, sepanjang data yang bersangkutan terdaftar di masterfile kepesertaan BPJS.

Saat ditanya soal kesiapan, Direktur Kepesertaan dan Hubungan Antar Lembaga PT. Askes (Persero) Drg. Sri Endang Tidarwati menjawab, “Secara teknis operasional sudah sudah siap. Kita membuka posko 24 jam, ada juga hotline service yang siap memberikan informasi terkait BPJS kesehatan,” ujarnya.

BPJS, lanjut Endang, sudah menyiapkan dokter untuk konsultasi kesehatan melalui call center atau hotline service. “Nomor call centernya 500400. Kalo ada yang perlu informasi, silahkan hubungi call center kami,” imbuhnya. Rencananya, BPJS kesehatan akan diresmikan oleh Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono besok pukul 09.00 WIB. (MSR)

Berita Terkait

BAGIKAN