MUI: Bila Ingin Rayakan Tahun Baru, Jangan Berlebihan!

Foto: Sayangi.com/MI

Palembang, Sayangi.com – Majelis Ulama Indonesia Sumatera Selatan minta kepada masyarakat yang akan merayakan malam pergantian tahun baru 2014 hendaknya melaksanakan secara sedernaha dan tidak berlebihan.

“Bila ingin merayakan tahun baru jangan berlebihan dan dilaksanakan secara sederhana saja,” kata Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumatera Selatan KH Sodikun kepada wartawan di Palembang, Senin (30/12/2013).

Menurut dia, lebih baik perayaan tahun baru diisi dengan kegiatan positif seperti Dzikir dan seni dan budaya. Sebab selama ini yang sering dilaksanakan masyarakat dalam menyambut tahun baru larut dalam kegembiraan seperti pesta kembang api termasuk hiburan hingga dini hari.

Padahal, menurut dia, pergantian tahun untuk mengevaluasi diri apakah pernah dibuat selama tahun sebelumnya.

“Jadi bila perbuatan kurang baik harus dibenahi, sehingga makna pergantian tahun tersebut benar-benar bermanfaat,” jelas dia.

Dia mengatakan, untuk mengubah yang telah menjadi kebiasaan masyarakat tersebut harus didukung semua pihak baik dari pemerintah, swasta maupun dari masyarakat itu sendiri.

Sementara Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Sumatera Selatan KH Thohlon Abdul Rauf mengatakan, perayaan tahun baru harus dijadikan sebuah media untuk mengoreksi diri atas hal yang telah dilakukan sebelumnya.

“Jadi dengan demikian maka masyarakat dapat mengetahui apa yang belum berhasil dilakukan pada tahun sebelumnya sehingga menjadi catatan untuk diperbaiki dimasa mendatang,” kata dia.

Berita Terkait

BAGIKAN