Bus Gunung Harta Terjun ke Sungai, 3 Orang Tewas

Foto: istimewa

Semarang, Sayangi.com – Sebuah bus “Gunung Harta” bernomor polisi N 7580 TA terjun ke sungai di kawasan Bergas, Ungaran, Kabupaten Semarang, Selasa (31/12) dinihari. Akibatnya tiga orang tewas dan beberapa penumpang lainnya mengalami luka-luka.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, bus naas tersebut sempat berjalan zig-zag sebelum akhirnya menabrak pagar pembatas jembatan tepat di atas Sungai Wonoboyo, lalu terjun dari ketinggian sekitar sepuluh meter.

Bus yang dikemudikan Hadi Purwanto (40) mengangkut sebanyak 39 penumpang itu jatuh dengan posisi bagian depan terlebih dulu menghantam tanah, kemudian terbalik menyamping bagian kanan masuk ke dalam air.

Tiga orang tewas paska kejadian. Mereka adalah sopir bus Hadi Purwanto (40) warga Kalicacing, Kota Salatiga, Zakia Talita bayi berusia 2,5 bulan warga Bekasi, serta seorang perempuan yang belum diketahui identitasnya.

Sementara puluhan korban luka-luka langsung dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Ken Saras yang tak jauh dari tempat kejadian.

Salah seorang penumpang yang selamat, seperti dilansir Antara, Asep mengaku beberapa saat sebelum kejadian sopir sempat berteriak karena laju bus tak terkendali, sebelum kemudian menghantam pagar jembatan dan terlempar ke dasar sungai.

Ia mengaku tidak terlalu ingat kejadian persisnya, tetapi yang jelas saat kejadian memang hujan deras sehingga banyak penumpang tertidur, dan laju bus sempat oleng ke kanan dan ke kiri sebelum menabrak jembatan.

Petugas kepolisian sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kecelakaan bus jurusan Jakarta-Ponorogo tersebut dan diduga sopir bus yang merupakan warga Kalicacing, Salatiga itu dalam kondisi mengantuk.

Kepala Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Semarang AKP Gusman Fitra menjelaskan dari keterangan para korban selamat diduga sopir mengantuk, selain itu kondisi jalan cukup gelap dan hujan turun cukup deras.

“Ada dugaan sopir mengantuk. Dari keterangan para korban selamat, bus berjalan ‘zig-zag’ sebelum mengalami kecelakaan,” katanya, di sela proses evakuasi bangkai bus tersebut dari dasar Sungai Wonoboyo.(GWH)