BNN Gagalkan Modus Baru Penyelundupan Sabu

Foto: Sayangi.com/Chapunk

Jakarta, Sayangi.com – Jajaran anggota Badan Narkotika Nasional (BNN) berhasil membongkar modus baru penyelundupan sabu. Upaya penyelundupan ini menurut Deputi Pemberantasan BNN, Brigjen Pol Deddy Fauzi Elhakim menggunakan cara yang tidak pernah ada di Indonesia, yaitu memasukan sabu ke besi ulir.

Menurut Deddy, terungkapnya kasus penyelundupan dengan modus baru ini berawal dari kerjsama BNN dengan jasa pengiriman barang atau kargo (PJT). Perusahan jasa pengiriman tersebut mencurigai besi ulir yang bobotnya berbeda.

“Paket barang ditujukan ke Apartment Pesona Bahari, Jakarta Pusat. Tim mengecek kebenaran. Setelah kerjasama dengan pihak apartemen, tim mendobrak ruangan. Ketika digeledah ditemukan 12 batang besi ulir yang isinya 6.104,7 gram sabu. Setelah kami cek, sabu dalam besi tersebut tak dapat dideteksi X ray,” ujarnya di kantor BNN, Cawang, Jakarta Timur, Selasa (31/12).

Dijelaskan Deddy, proses penggerebekan yang dilakukan pada Sabtu (28/12) tersebut hanya seorang pelaku yang diamankan.

“Mohon maaf kami belum bisa menghadirkan tersangka karena akan kita kembangkan lebih lanjut. Saya perkirakan lebih besar lagi. Apakah nanti dalam besi ulir atau alat lainnya,” ujarnya.

Sementara itu, 2 DPO asal Taiwan yakni X dan AW yang biasa menempati apartemen tersebut masih akan terus diburu oleh petugas BNN.

Kepada tersangka akan dikenakan pasal 112 dan pasal 114 ayat (2) Undang-Undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup.(GWH)

Berita Terkait

BAGIKAN