Dipo Alam dan @triomacan2000 Dituding Pemain Ketemu Pemain

Sayangi.com/Mard

Jakarta, Sayangi.com – Pertemuan Menteri Sekretaris Kabinet Dipo Alam dan penasehat hukum @triomacan2000 dikecam sejumlah kalangan. “Itu pertemuan ilegal. Harusnya Dipo digerebeg polisi hari itu juga,” kecam anggota DPR-RI Fraksi PKS Fahri Hamzah.

Politisi asal Sumbawa itu beralasan, pertemuan itu ilegal sebab pemilik akun @triomacan2000 adalah anonim. “Masalahnya lembaga yang lapor harus punya legal standing. Kan buktinya beberapa twitternya @TrioMacan2000 tidak pernah diproses oleh KPK,” beber Fahri.

Bahkan Fahri Hamzah menyebut, pertemuan Dipo Alam dan kuasa hukum @triomacan2000 sama saja dengan menerima bandar narkoba di kantornya, “Nah ini yang harus dijelaskan Dipo terkait pertemuan tertutupnya dengan lembaga ilegal,” tutur Fahri.

Sedang di jejering sosial, saat pertemuan itu diunggah oleh akun facebook Timur Sinar Suprabana, seorang penyair asal Semarang, dan ditanggapi sendiri oleh pemilik akun : Mengapa tidak langsung ke KPK saja, ditanggapi sejumlah komentator yang umumnya mengkritisi pengelola akun twitter @triomacan2000.

“Dan yang aneh, sejak kapan pemerintah membuka ruang dialog/pertemuan dengan akun-akun seperti itu. Bagaimana kalau muncul akun-akun serupa kemudian melancarkan ocehan serupa tentang hal lain? Apa ya mau diajak ketemu juga dengan Sekretaris Kabinet? Aneh… saya juga tidak tahu bagaimana kedudukan akun-akun semacam itu di mata hukum,” komentar pemilik akun facebook Endy Setyawan.

“Dedengkot “Triomacan2000″ itu namanya Raden Nuh, seorang kader partai Hanura yang juga mantan aktivis yang sedang cari nama dengan tabrak sana tubruk sini melalui tulisan-tulisannya asal ‘njeplak dibeberapa media cetak maupun media sosial,” timpal pemilik akun Arie Widharta Yudasaputra.

Dari sekitar 24 komentar yang menanggapi unggahan Timur Sinar Suprabana, ada satu yang menarik dari pemilik akun Khamid Istakhori, “pemain ketemu pemain. Pemain ludruk ketemu pemain ketoprak. Ya ketemunya di panggung tonil… pas.”

Sedangkan Lukman bin Saleh seorang guru madrasah Aliyah di NTB yang menulis panjang lebar di kompasiana tentang duduk perkara ketiga kasus dugaan korupsi oleh Dahlan Iskan yang dilaporkan @trio_macan2000, menyimpulkan apa yang ditulis akun anonim itu ngawur.

“@triomacan2000 memang pintar mengorek-ngorek isu. Pintar memelintir masalah sehingga seolah-olah nampak benar adanya. Tapi setelah melihat isu yang diangkat ini. Untuk dikatakan bodoh-pun saya rasa @triomacan2000 masih terlalu terhormat,” tulisnya. (MD)