Pesta Tahun Baru di Pantai Ancol Hasilkan 407 Kg Sampah

Foto: antara

Jakarta, Sayangi.com – Lebih dari 50 pengunjung kawasan wisata Ancol melakukan aksi bersih-bersih usai pesta malam tahun baru di pantai Ancol. Sejak pagi hingga siang hari ini, Rabu (1/1), sedikitnya 407,5 kilogram sampah baik organik maupun nonorganik berhasil dikumpulkan.

Para pengunjung tersebut mengikuti aksi bersih pantai yang digalang oleh sejumlah komunitas dan juga pihak perusahaan pengembang kawasan wisata Ancol. Tiga komunitas yang mengajak para pengunjung itu adalah Sekolah Rakyat, Tens Go Green, dan Ancol Sayang Lingkungan.

“Kami disini ada tiga komunitas dan juga dari PT Pembangunan Jaya Ancol telah mengajak para pengunjung untuk turut membersihkan pantai, dan berhasil mengumpulkan 407,5 kilogram sampah,” kata Panitia Aksi Bersih Pantai dari Komunitas Sekolah Rakyat, Anissa Humairoh, di Ancol, Jakarta Utara, Rabu (1/1).

Aksi bersih pantai tersebut dimulai dari pukul 08.00 WIB hingga 10.00 WIB dan berhasil mengumpulkan lebih dari 100 keranjang sampah. Kawasan yang menjadi titik awal aksi bersih pantai tersebut adalah lokasi “Beach Pool” yang memang menjadi salah lokasi paling ramai dikunjugi warga di Ancol.

Untuk menarik minat pengunjung membersihkan pantai, panitia, kata Anissa, menyediakan hadiah uang kepada peserta yang berhasil mengumpulkan sampah dengan berat minimal delapan kilogram.

Setiap delapan kilogram sampah yang dikumpulkan pengunjung diberikan hadian uang sebesar Rp10 ribu. Sedangkan bagi peserta yang mengumpulkan sampah paling banyak diberikan hadiah sebuah sepeda.

“Yang terbanyak mengumpulkan sampah, adalah peserta dengan berat sampah yang dikumpulkan sebanyak 16 kilogram,” ujar Anissa seperti dikutip Antara.

Aksi bersih pantai itu juga, melibatkan pengunjung dari berbagai usia, baik anak-anak, dewasa, hingga orang tua.

Sayangnya, aksi bersih pantai ini hanya dilakukan pada pagi hari. Padahal, ketika siang dan sore hari nanti diprediksikan pengunjung mulai membludak mendatangi kawasan wisata Ancol yang dapat mengakibatkan semakin banyaknya sampah di kawasan tersebut.(GWH)