Ini Penjelasan Dipo Alam tentang Laporan @triomacan2000

Foto: Setkab

Jakarta, Sayangi.com – Terkait dengan pro dan kontra yang menanggapi pertemuannya dengan kuasa hukum pemilik akun anomin di twitter @Triomacan2000, Sekretaris Kabinet (Seskab) Dipo Alam menyampaikan, bahwa pertemuannya dengan Jaringan Advokasi Publik yang mengaku sebagai kuasa hukum pemilik akun anonim @Triomacan2000 bukanlah hal yang istimewa. Itu hal biasa. Karena sejak dulu pihaknya memang sering menerima aduan masyarakat, baik yang disampaikan secara lisan, tertulis, langsung, formal atau anonim yang ditujukan ke Presiden atau Setkab.

Seskab menjelaskan, bila laporan itu menyangkut kepentingan masyarakat yang ada kaitannya dengan kebijakan pemerintah, maka aduan tersebut setelah dipelajari, akan disampaikan kepada pejabat kementerian atau Lembaga Pemerintah Non Kementerian (LPNK terkait), untuk menjadi periksa dan ditindaklanjuti bila permasalahan yang diadukan dianggap perlu untuk diselesaikan dengan baik.

Namun apabila laporan atau aduan tersebut terkait dengan tindak pidana umum atau korupsi, menurut Seskab, selain ditindaklanjuti kepada menteri atau pejabat yang bersangkutan untuk diselesaikan, juga disampaikan kepada lembaga penegak hukum, yaitu Polri, Kejaksaan Agung, atau Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dengan tembusan ke Presiden sebagai laporan.

“Sekretaris Kabinet atau Sekretariat Kabinet bukan penegak hukum, jadi laporan yang terkait dengan tindak pidana umum atau korupsi akan kami teruskan kepada lembaga penegak hukum yang berwenang melakukan penyelidikan dan penyidikan,” terang Seskab Dipo Alam di Jakarta, Rabu (1/1) petang.

Karena itulah, lanjut Seskab, di Sekretariat Kabinet ada Kedeputian Politik, Hukum, dan Keamanan (Polhukam) yang bertugas menelaah setiap laporan masyarakat terkait dengan kasus-kasus hukum terhadap pejabat pemerintah atau anggota kabinet.
 
Tidak Khusus Terkait Dahlan Iskan

Seskab Dipo Alam menegaskan, pertemuannya dengan Jaringan Advokasi Publik yang mengaku mendapat kuasa secara lisan dari pemilik akun anomin @Triomacan2000, yang menjadi fokus bukanlah melulu soal aduan dugaan ‘kasus korupsi’ Dahlan Iskan, tetapi terkait dengan klarifikasi tuduhan @Triomacan2000 melalui berbagai kultwitnya yang bertendensi fitnah bahwa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono “menerima setoran” dari Dahlan Iskan.

Melalui berbagai kultwitnya @Triomacan2000 meminta Presiden menelepon Jaksa Agung atau Kapolri, termasuk KPK untuk menuntaskan aduan mereka mengenai dugaan ‘kasus korupsi’ Dahlan Iskan. Seskab membantah tegas tuduhan tersebut dengan memastikan “Sama sekali tidak benar itu,” ucapnya.

Dengan didasari niat baik, sesuai dengan pernyataan Presiden SBY yang menyampaikan bahwa beliau ikhlas dan bisa menerima setiap kritikan terhadap kebijakannya, hujatan, kecaman bahkan hujatan yang ditujukan padanya sebagai pemimpin, sepanjang bukan merupakan fitnah, Seskab Dipo Alam mengaku mengambil inisiatif melakukan tabayyun (klarifikasi) kepada pemilik akun anonim @Triomacan2000  yang menuduh Presiden menerima setoran dari Dahlan Iskan.

“Hasil tabayyun kepada @Triomacan2000 melalui Jaringan Advokasi Publik disampaikan, bahwa tuduhan itu muncul karena @Triomacan2000 mengaku sudah melaporkan ke berbagai lembaga penegak hukum tetapi sejauh ini tidak ada tindak lanjut dari laporan dugaan ‘kasus korupsi’ yang melibatkan Dahlan Iskan,” papar Dipo Alam.

Seskab Dipo Alam memahami posisi Dahlan Iskan sebagai calon kuat dalam konvensi pemilihan calon presiden yang diselenggarakan Partai Demokrat. Tetapi Seskab menegaskan, bahwa pertemuannya dengan Jaringan Advokasi Publik selaku kuasa hukum @Triomacan2000 terutama untuk mengklarifikasi tuduhan pemilik akun anonim itu bahwa tidak benar Presiden SBY menerima setoran dari Dahlan Iskan.

Diakui Seskab dalam pertemuan dengan kuasa hukum @Triomacan2000 di kantor Setkab, Senin (30/12) pagi, ia menerima 3 (tiga) laporan dugaan ‘kasus korupsi’ yang melibatkan Dahlan Iskan, sebelum ia menjabat Menteri BUMN, yaitu kasus pengumpulan sumbangan untuk bencana alam di Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui Koran Jawa Pos; kasus di PLTU Embalut, Kaltim; dan terakhir kasus yang terjadi saat Dahlan Iskan menjadi Dirut Perusahaan Listrik Negara (PLN).

Seskab berjanji pihaknya akan melakukan kajian terhadap laporan yang disampaikan oleh Jaringan Advokasi Publik selaku kuasa hukum pemilik akun anonim @Triomacan2000, dan dalam satu minggu ini akan menyampaikan posisi laporan tersebut apakah bisa diteruskan atau tidak ke pihak yang bersangkutan dan/atau penegak hukum.

Seskab Dipo Alam mengemukakan, laporan dari @Triomacan2000 itu selain akan dikaji oleh Kedeputian Polhukam Sekretariat Kabinet, juga sebelumnya akan dilakukan cross chek kepada pihak-pihak yang terkait, sebagaimana hal yang sama pernah dilakukan Sekretariat Kabinet saat menerima laporan dugaan korupsi impor daging sapi yang melibatkan relasi dan oknum Kementerian Pertanian. (S2/Setkab)