DPRD Pulau Buru Minta Trigana Terbang ke Namlea

www.planespotters.net

Ambon, Sayangi.com – Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Buru, Provinsi Maluku, AR Tukuboya meminta maskapai penerbangan PT Trigana Air merealisasikan kesepakatan penerbangan Ambon-Namlea, ibukota Kabupaten Buru untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Kan kesepakatan telah tercapai dengan Direktur Pemasaran PT Trigana Air, Eko Budi Gonarto di Jakarta, beberapa waktu lalu sehingga perlu direalisasikan karena memang masyarakat membutuhkan layanan penerbangan ini,” kata AR Tukuboya di Ambon, Kamis (2/1).

Berdasar kesepakatan tersebut, realisasi program tersebut diawali dengan mengirimkan tim untuk meneliti kelayakan fasilitas penerbangan di Namlea.

Bahkan, lanjut dia, saat ini sudah diyakinkan bahwa Trigana Air juga bisa melayani penerbangan ke Namrole, ibukota Kabupaten Buru Selatan yang dimekarkan dari Kabupaten Buru pada 2008.

“Jadi manajemen PT Trigana Air hendaknya merealisasikan pelayanan jasa penerbangan yang strategis untuk menjawab kebutuhan masyarakat baik di daerah Buru maupun Buru Selatan,” ujar AR Tukuboya.

Dia memaklumi landasan pacu di Namlea saat ini hanya sepanjang 800 meter sehingga hanya bisa melayani pesawat jenis twin otter dengan kapasitas penumpang 15-20 orang.

“Kebutuhan masyarakat bisa terpenuhi dengan frekuensi penerbangan tiga hingga empat kali sepekan karena strategis dalam mendukung kelancaran program pemerintahan, pembangunan dan pelayanan sosial,” katanya.

Penerbangan pesawat Trigana Air dibutuhkan untuk mempercepat pergerakan masyarakat dan barang serta merupakan alternatif saat kondisi cuaca ekstrem sehingga transportasi laut tidak dapat beroperasi.

Waktu tempuh Ambon-Namlea hanya berkisar 25-30 menit sebagaimana diterbangi pesawat jenis Cassa 212 milik PT Merpati Nusantara yang jadual penerbangannya kadang tidak tepat waktu.

“Kami siap memfasilitasi proses perizinan untuk mengoperasikan pesawat maupun kebutuhan lainnya terkait pembukaan rute penerbangan baru,” ujar AR Tukuboya.

Kepala Bidang Perhubungan Udara Dinas Perhubungan Provinsi Maluku, Jhon Rante menyatakan belum mengetahui adanya rencana maskapai penerbangan beroperasi ke Namlea maupun Namrole.

“Pastinya harus diawali dengan survei kelayakan yang biasanya dilaporkan kepada Dinas Perhubungan Maluku. Namun, akan dikoordinasikan dengan manajemen PT Trigana Air untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Buru maupun Buru Selatan,” kata Tukuboya. (MD/Ant)

Berita Terkait

BAGIKAN