Jokowi Larang Pejabat Naik Mobil Pribadi, Ahok Ogah Turuti

Foto: Sayangi.com/Emil

Jakarta, Sayangi.com – Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo segera menerbitkan Instruksi Gubernur (Ingub) tentang pelarangan menggunakan mobil pribadi saat ke kantor bagi pejabat dan PNS di lingkungan Pemprov DKI Jakarta.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahja Purnama (Ahok) menegaskan akan tetap pakai mobil pribadinya menuju kantor.

“Saya naik mobil. Lebih cepat karena kalau naik bis harus pindah tiga kali. Lebih cepat naik mobil sendiri 20 menit sampai, naik transjakarta pindah-pindah, sampe 45 menit,” katanya di Balaikota, Kamis (2/1).

Bahkan Ahok secara terang-terangan mengaku tidak perlu mengikuti instruksi Gubernur yang segera disahkan 30 Desember 2013 itu.

Ahok menilai dirinya bukan yang tergolong sebagai obyek dari Ingub. Karena itu, dirinya menganggap tidak punya kewajiban taat pada aturan tersebut.

“Kan kita juga enggak ada kewajiban. Kita bukan PNS ko. Cuma kan kita kasih contoh. Kalau memang lebih merepotkan (naik angkutan), ya enggak bisa. Itu yang mau kita tunjukkan ke warga DKI. Kita enggak paksa orang naik transjakarta, tapi akan terpaksa pindah,” tegasnya.(GWH)