Mulai Senin Terminal Lebak Bulus Ditutup

Foto: Sayangi.com/Emil

Jakarta, Sayangi.com – Terminal Lebak Bulus, Jakarta Selatan akan ditutup untuk umum mulai Senin (6/1). Tapi itu hanya untuk terminal bus antarkota antarprovinsi (AKAP). Ini dilakukan menyusul pembangunan Mass Rapid Transit (MRT). Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Perhubungan DKI Udar Pristono.

Menurut Pristono program penutupan terminal AKAP sudah disosialisasikan sejak lama. Meski demikian, masyarakat jangan khawatir karena operasional bus AKAP akan dialihkan ke terminal lain di Jakarta.

“Kita bagi-bagi sesuai dengan daerah tujuannya,” ujar Pristono dalam konferensi pers di Hotel Pullman, Jakarta Pusat, Kamis (2/1).

Dia menuturkan untuk bus AKAP tujuan Pulau Sumatera dan Provinsi Banten dipindahkan ke Terminal Kalideres, tujuan Pulau Jawa (Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur) dipindahkan ke Terminal Kampung Rambutan dan tujuan Pulau Bali dan Nusa Tenggara dialihkan ke Terminal Pulogadung.

Dia menambahkan pengalihan tersebut bukan hanya dilakukan sementara karena sedang dilakukan proyek pembangunan MRT, tetapi untuk seterusnya.

“Lagipula, pengalihan ini juga kita lakukan dengan pertimbangan lain, yaitu karena Terminal Lebak Bulus terlalu kecil untuk menampung banyak bus. Makanya, harus dipindahkan ke terminal yang lebih besar,” tutur Pristono.

Sementara itu, pada kesempatan yang sama, Direktur Utama PT MRT Jakarta Dono Boestami mengungkapkan terdapat tiga pekerjaan yang akan dilakukan di area Lebak Bulus, antara lain pembangunan Depo MRT Lebak Bulus, stasiun layang MRT Lebak Bulus dan pembangunan viaduct atau struktur jembatan layang.

Lokasi tiga pekerjaan itu berada di jalan Pasar Jumat, area Stadion Lebak Bulus dan Terminal Lebak Bulus. Selain penutupan pelayanan bus AKAP, wilayah di sekitar area Lebak Bulus akan mengalami pengalihan jalur lalu lintas di area jalan raya Pasar Jumat. Pengalihan akan dikoordinasi oleh Dinas Perhubungan DKI.

“Pekerjaan di area Lebak Bulus merupakan pekerjaan besar dan mencakup area yang luas, sehingga berdampak besar bagi masyarakat dan lalu lintas. Maka, kami mohon dukungan dan pengertian dari seluruh masyarakat,” ungkap Boestami.

Aktivitas konstruksi di area Lebak Bulus yang akan dimulai pada 7 Januari 2014 adalah pemagaran area Stadion Lebak Bulus, Terminal Lebak Bulus dan area pembangunan Dipo MRT Lebak Bulus, pembongkaran bangunan eksisting terminal untuk jalur pengalihan lalu lintas dan pembongkaran bangunan eksisting stadion Lebak Bulus.(ANT/GWH)