Ingat! Penjual Makanan Kedaluarsa Dapat Dihukum Lima Tahun

Foto: sayangi.com/istimewa

Medan, Sayangi.com – Super market yang menjual makanan dan minuman kedaluarsa dapat dijerat dengan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, dengan ancaman hukuman lima tahun penjara atau membayar denda senilai Rp2 miliar.

“Penjual makanan dan minuman yang habis masa berlakunya itu, harus diberikan sanksi hukuman berat,sehingga dapat membuat efek jera bagi mereka dan tidak mengulangi lagi perbuatan salah tersebut,” kata Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Sumut, Abubakar Siddik di Medan, Kamis (2/1/2014).

Selain itu, menurut dia, pusat perbelanjaan modern yang memasarkan kemasan rusak kepada masyarakat, juga dapat dikenakan dengan Undang-Undang (UU) Perlindungan Konsumen.

“Jadi, pengelola supermarket dan pusat perbelanjaan yang serba mewah tersebut harus lebih ekstra hati-hati dalam memasarkan produk dan jangan dijual secara sembarangan kepada konsumen,” ucap Abu Bakkar.

Ini dimaksudkan karena menjual produk yang bermasalah atau tidak boleh digunakan lagi, adalah pelanggaran hukum dan tidak sesuai dengan ketentuan UU Perlindungan Konsumen yang terdapat pada pasal 62.

“Pengusaha maupun pemilik supermarket harus tetap teliti dalam menjual makanan dan minuman, karena ini juga menyangkut kesehatan, serta keselamatan masyarakat,” ujarnya.

Abubakar menambahkan, Tim Terpadu Pengawasan Makanan dan Minuman Kota Medan, menemukan makanan dan minuman yang kedaluarsa dan rusak di sejumlah super market di Medan, menjelang hari Natal dan Tahun Baru 2014.

“Hal ini, sangat berbahaya jika sampai dikonsumsi masyarakat,” kata Abubakar.

Sebelumnya, Pemkot Medan melalui Tim Terpadu Pengawasan Makanan di daerah tersebut, menemukan makanan dan minuman kedaluarsa dan kemasan rusak dijual di pusat perbelanjaan modern dan super market.

Selama dua pekan melakukan pengawasan, tim terpadu menemukan makanan dan minuman rusak tidak layak konsumsi menjelang Natal dan Tahun Baru 2014.

Super market itu adalah, Super Swalayan di Komplek Taman Setia Budi Indah Medan.Tim menemukan 8 kotak cemilan udang “Sea Food Lovers.” Selain itu, makanan kedaluarsa dan susu kemasan yang sudah rusak, yakni empat kaleng susu kental manis “Carnation” dan satu kaleng susu kental “Cap Sapi”.

Seluruh hasil temuan ini sudah diamankan, dan pemilik swalayan diberikan pembinaan agar tidak menjual makanan dan minuman yang kedaluarsa maupun kemasan rusak, karena tidak baik untuk kesehatan. (MI/Ant)

Berita Terkait

BAGIKAN