Adebayor Diragukan Tampil Saat Spurs Hadapi Arsenal

Foto: bleacherreport.com

London, Sayangi.com – Penyerang Tottenham Hotspur Emmanuel Adebayor berpeluang absen pada pertandingan putaran ketiga Piala FA melawan bekas klubnya Arsenal pada Sabtu, setelah harus ditandu keluar lapangan saat Spurs menang 2-1 di kandang Manchester United pada Rabu.

Pemain internasional Togo berusia 29 tahun itu, yang disebut “tidak dapat dihentikan” oleh pelatih baru Spurs Tim Sherwood setelah mencetak gol pembuka di Old Trafford, harus meninggalkan lapangan pada menit ke-70, “memerlukan es di setiap anggota tubuhnya,” menurut sang pelatih setelah pertandingan.

Pertandingan di Stadion Emirates antara dua klub London utara yang merupakan musuh bebuyutan itu merupakan satu dari lima pertandingan yang mempertemukan tim-tim Liga Utama Inggris, pada babak yang biasanya menjadi hari-hari paling menegangkan dan dramatis di musim kompetisi Inggris.

Pertandingan-pertandingan lain mempertemukan Newcastle United melawan Cardiff City, Norwich City melawan Fulham, West Bromwich Albion melawan Crystal Palace, dan Manchester United menjamu Swansea City.

Juara bertahan Wigan Athletic, yang menjadi tim pertama yang menjuarai Piala FA dan terdegradasi di musim yang sama ketika mereka secara mengejutkan menaklukkan Manchester City pada final Mei silam, menjamu tim League One (strata ketiga) MK Dons.

Manchester City, yang menghuni peringkat kedua di bawah Arsenal di puncak klasemen Liga Utama Inggris, melakukan perjalanan singkat ke markas tim Championship Blackburn Rovers, sedangkan Chelsea, yang menjuarai Piala FA sebanyak lima kali pada 14 tahun terakhir, mengawali perjuangan mereka untuk meraih trofi bergengsi lainnya di markas tim Championship yang mengejar promosi Derby County.

Roberto Martinez, yang memimpin Wigan meraih kejayaan pada musim lalu sebelum menjadi pelatih Everton, mengawali tugasnya untuk menjadi pelatih ketiga yang memenangi trofi itu dengan dua klub berbeda, ketika Everton menjamu Queens Park Rangers di Goodison Park.

Tidak seorang pun yang mampu melakukan hal tersebut sejak Billy Walker memimpin Nottingham Forest meraih kejayaan pada 1959, setelah sebelumnya menjuarai ajang tersebut bersama Sheffield Wednesday pada 1935. Herbert Chapman memenangi trofi itu bersama Arsenal dan Huddersfield Town.

Liverpool kembali berhadapan dengan klub League One Oldham Athletic, yang mengejutkan juara tujuh kali itu dengan kemenangan 3-2 pada putaran kedua tahun lalu.

Pertandingan Minggu semakin bermakna menyusul kematian mantan pemain Oldham dan Liverpool Wayne Harrison, pada usia 46 tahun pada Hari Natal.

Liverpool menjadi Harrison sebagai pemain muda termahal di dunia ketika mereka merekrut pemain 17 tahun itu dari Oldham dengan biaya transfer 250.000 pound pada 1984, namun akibat cedera yang dideritanya ia tidak pernah menembus tim pertama bagi mereka, berhenti bermain, dan bekerja sebagai supir mobil van sebelum meninggal karena kanker pankreas.

Cerita-cerita masa lalu juga akan merebak di udara Bolton di mana Blackpool menjadi tim tamu, memicu kenangan final 1953 ketika Stanley Matthews menginspirasi Bolton untuk menang 4-3 berkat trigol Stan Mortensen setelah mereka tertinggal 1-3 ketika pertandingan tinggal menyisakan 22 menit.

Pertemuan yang langka Pertandingan Piala FA pada Sabtu di Stadion Emirates antara Arsenal dan Spurs merupakan yang pertama kalinya di kompetisi ini, sejak Arsenal menang 2-1 pada semifinal 2001 di Old Trafford.

Dan meski kedua klub telah saling bertanding sebanyak 170 kali, mereka hanya bertemu lima kali di Piala FA, diawali dengan kemenangan 3-0 Arsenal pada putaran ketiga pada 1949, di mana Spurs kemudian membalasnya di fase yang sama pada 1982.

Dua pertemuan mereka berikutnya terjadi pada fase-fase semifinal, yang dimenangi Spurs pada 1991 dan Arsenal pada 1993.

Semangat Spurs menjelang pertandingan ini dipacu oleh kemenangan di Old Trafford pada Tahun baru, di saat Sherwood menatap turnamen ini sebagai upaya cepat untuk membalikkan peruntungan.

Kepercayaannya kepada Adebayor terlihat sebagai langkah inspiratif, ketika sang penyerang telah mencetak empat gol pada lima pertandingan dan menambahi tusukan-tusukan pada serangan timnya, serta duet yang padu dengan Roberto Soldado.

Bagaimanapun, pemuncak klasemen liga Arsenal tetap menjadi tim favorit.

Mereka memang menang 2-0 atas Cardiff pada Rabu, namun pasukan Arsene Wenger akan bermain dengan kepercayaan diri dan keyakinan yang telah hilang dari tim itu selama beberapa tahun terakhir.

Meski mereka kemungkinan tidak akan diperkuat dua penyerang yang sedang cedera Olivier Giroud dan Nicklas Bendtner, yang mengalami cedera pergelangan kaki setelah mencetak gol pembuka ke gawang Cardiff, Arsenal hanya kalah satu kali saat menjamu Spurs pada 21 tahun terakhir di semua kompetisi,dan mengalahkan mereka 1-0 di pertandingan Liga Utama Inggris pada pertemuan terakhir mereka pada September. (reuters)