Ahok Keukeh Naik Mobil, Jokowi: Sanksinya Tanya ke BKD

Foto: Sayangi.com/Emil

Jakarta, Sayangi.com – Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) keukeh menggunakan mobil pribadi untuk ke kantor. Dia tak mengikuti instruksi Gubernur Joko Widodo yang melarang pejabat PNS DKI Jakarta menggunakan mobil pribadi saat ke kantor mulai Jumat (3/1).

Untuk mensukseskan intruksi tersebut Jokowi datang ke kantornya menggunakan sepeda. Namun, berbeda dengan Ahok. Dia datang ke kantornya menggunakan kendaraan dinasnya, Land Cruiser B 1966 RFR. Lantas apa tanggapan Ahok terkait instruksi gubernur?

“Saya ikut paraf instruksinya. Dan di situ tidak disebutkan untuk wagub,” ujar Ahok, Jumat (3/12).

Menurut Ahok tidak ada pilihan baginya untuk tidak menggunakan mobil ke kantor. Karena, jarak rumah dan Balaikota terlalu jauh, selain itu juga tak ada transportasi yang masuk ke kawasan perumahannya.

“Perlu diingat pula, kalau saya naik sepeda, repot juga protapnya. Nanti ada dua mobil di belakang saya, pengawal bikin macet juga,” ujar Ahok.

Mengetahui wakilnya tak mengikuti instruksi gubernur, lantas apa tanggapan Jokowi?

“Ini kan penyesuaian semuanya,” katanya Jokowi di Balaikota, Jumat (3/1).

Disinggung mengenai sanksi yang akan diberikan kepada PNS yang melanggar instruksi, Jokowi mengatakan, “Ya nggak tahu, nanti tanya BKD (Badan Kepegawaian Daerah). Nggak ngurusin sampai sedetail itu.” (GWH)