PNS Masih Pakai Mobil, Jokowi: Singapura Butuh 7 Tahun

Foto: Sayangi.com/Emil

Jakarta, Sayangi.com – Hari pertama pemberlakuan Instruksi Gubernur (Ingub) DKI Jakarta tentang pelarangan menggunakan mobil pribadi bagi PNS di lingkungan Pemprov DKI terkesan gagal. Selain banyak PNS yang diantar keluarganya, ditemukan juga lambatnya kehadiran PNS ke kantor. Dikonfirmasi tentang hal itu, Jokowi mengatakan hal itu masih dimaklumi karena baru tahap uji coba.

“Ini gini loh, kamu harus ngerti. Di Singapura mendorong orang dari mobil pribadi masuk ke transportasi massal butuh 7 tahun. Baru sehari, ini baru satu jam, udah ditanya aneh-aneh,” katanya di Balaikota, Jakarta, Jumat (3/1).

Jokowi menambahkan bahwa dirinya sebagai sumber hukum dari Ingub tersebut harus bisa memahami masa percobaan larangan tersebut. KArena tahap awal, masih menyulitkan para PNS untuk menyesuaikan diri.

“Ini baru transisi, baru awal. Masih ada yang males, aduh nanti saya naik apa, aduh saya nanti ganti apa,” ucapnya.

Bukan hanya dirinya, lanjut Jokowi, semua pihak harus ikut mengerti percobaan yang baru diterapkan sehari setelah penerbitan Ingub yang dilakukan kemarin (2/1).

“Nanti tiga bulan baru kelihatan. Ini kan sebulan sekali. Setelah Tiga bulan, Seminggu sekali. Kalo baik, setiap hari bisa saja. Kenapa enggak? Tapi dengan catatan fasilitas transportasi kita sudah siap,” ungkapnya.(GWH)