Dalami Kasus Anas, KPK Kembali Periksa Petinggi Partai Demokrat

Foto: demokrat.or.id

Jakarta, Sayangi.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa salah satu petinggi Partai Demokrat (PD), Michael Wattimena untuk terus mendalami kasus dugaan gratifikasi P3-SON Hambalang dan penerimaan proyek lainnya yang menjerat Anas Urbaningrum.

“Sebagai saksi untuk tersangka AU,” ujar Kabag Pemberitaan dan Informasi KPK, Priharsa Nugraha, Jakarta, Rabu (8/1).

Michael sendiri telah hadir di KPK sejak pukul 09.00 WIB. sayangnya, Ketua DPP PD ini enggan berkomentar perihal pemanggilannya kali ini.

Sebelumnya, sejumlah politisi partai besutan SBY ini kerap hilir-mudik di KPK terkait pengusutan kasus ini. Hal ini diamini mantan Ketua Komisi III Fraksi Demokrat I Gede Pasek Suardika saat bersaksi untuk bosnya di ormas Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI)  kemarin.

“Kalo saya mungkin melengkapi jumlah kader Demokrat yang akan diperiksa KPK. Jumlahnya jadi lebih banyak lah. Mungkin lebih banyak orang (kader) ke KPK daripada ke DPP (Demokrat),” terang Pasek di KPK, Selasa (7/1).

KPK tengah menelisik dugaan penerimaan gratifikasi Anas di Kongres Demokrat Bandung 2010 lalu. Anas telah ditetapkan tersangka oleh KPK dalam dugaan penerimaan gratifikasi terkait proyek Hambalang. Sewaktu dirinya menjabat anggota DPR, diduga Anas menerima hadiah dari PT Adhi Karya melalui Nazaruddin sebuah mobil Harrier.

Sementara itu, pada saat pemanggilannya sebagai tersangka, mantan Ketua Fraksi Demokrat ini menolak pemeriksaan lembaga besutan Abraham Samad itu, sehingga penyidik pun menjadwal ulang panggilannya pada Jumat mendatang.(GWH)