Australia Beli 16 Kapal Buat Kirim Pencari Suaka ke Indonesia

Ilustrasi foto: ABC

Canberra, Sayangi.com – Pemerintah Australia akan membeli 16 buah kapal karet untuk membantu mengembalikan pencari suaka kembali ke Indonesia. Meski Indonesia, lewat Menteri Luar Negeri Marty Natalegwa berulangkali menegaskan ketidaksenangannya atas rencana tersebut.

Dengan perahu penolong itu, pencari suaka yang kapalnya dicegah memasuki perairan Australia, akan diangkut kembali ke perairan Indonesia. Menurut laporan kelompok media Fairfax dan suratkabar West Australian, pemerintah saat ini sedang memeroses pembelian perahu karet ukuran besar, yang dilengkapi dengan mesin.

Kabar ini mencuat setelah Selasa (7/1) terungkap laporan bahwa pihak Angkatan Laut Australia mencegah perahu pencari suaka dan memaksanya kembali ke perairan Indonesia. Menteri Imigrasi Scott Morrison tidak membantah informasi tersebut, dengan mengatakan pihaknya tidak akan mengomentari urusan teknis operasi Kedaulatan Perbatasan.

Namun pejabat sementara Juru Bicara Oposisi bidang Imigrasi Partai Buruh Mark Dreyfus kepada ABC mengatakan, pemerintah harus menjelaskan apa yang terjadi. “Kami tidak terima kalau kita hanya dibiarkan menebak apa yang terjadi,” katanya. “Satu-satunya alasan mengapa pemerintah menutupi hal ini, karena menteri dan perdana menteri tidak ingin rakyat Australia tahu bahwa keputusan mereka akan merusak hubungan dengan Indonesia.”

Sementara Senator Sarah Hanson-Young dari Partai Hijau mengatakan, “Tadinya kita dengar pemerintah akan menghentikan kedatangan perahu, kemudian mereka bilang akan membeli perahu nelayan di pantai-pantai Indonesia, sekarang mereka akan memberikan perahu untuk para pencari suaka.”

Laporan Fairfax mengutip sumber di Departemen Pertahanan, yang mengatakan pembelian perahu karet ini dimaksudkan sebagai antisipasi terhadap taktik penyelundup manusia yang sering menggunakan perahu tua, dan kemudian menyabotase perahunya sendiri agar ditolong oleh regu penyelamat Australia.

Perahu karet penolong ini digambarkan bisa mengangkut puluhan orang bersama suplai makanan air air minum paling tidak selama seminggu.

Sementara itu Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa menyatakan kembali sikap Indonesia atas kebijakan Pemerintah Australia memaksa perahu pencari suaka kembali ke Indonesia. “Saya ulangi sekali lagi, kami menolak kebijakan memaksa perahu pencari suaka kembali (ke Indonesia),” tegasnya. (MSR/ABC)