Si Perawan Cantik Dari Cianjur

Foto: Disbudpar Jabar

Cianjur, Sayangi.com – Keberadaan dan kecantikannya di lembah sejuk Cianjur yang belum banyak terjamah membuat destinasi yang satu ini didaulat para wisatawan sebagai “perawan cantik dari Cianjur.”
Dilansir dari situs resmi Dinas pariwisata dan kebudayaan Provinsi Jawa Barat, “perawan cantik dari Cianjur ini” terletak di Desa Bunijaya, Kecamatan Pegalaran, Kabupaten Cianjur. Perawan cantik tersebut berwujud  air terjun yang kini mulai menjadi primadona para wisatawan yang hendak berlibur di akhir pekan. Air terjun ini merupakan sisi lain dari keindahan Niagara mini Indonesia alias Curug Malela yang letaknya masih dalam satu wilayah.

Pemandangan yang pastinya indah dan lokasi curug yang masih terisolasi membuat keistimewaan tersendiri untuk situs wisata yang satu ini.  Selain asri, kawasan curug ini juga dihuni oleh beragam jenis burung, mulai dari burung anis, toed, murai, kerak, anis cacing, dan lainnya.

Tak hanya itu, kecantikan curug Ngebul ini juga dibumbui oleh legenda rakyat yang menarik dan sanggup membuat anda penasaran untuk datang.

Menurut cerita warga kampung sekitar, legenda orang tua terdahulu mengatakan bahwa di curug tersebut menjadi tempat mandi seorang puteri khayangan yang cantik. Setiap kedatangan sang Puteri cantik itu, air di curug tersebut akan mendadak ngebul atau berasap.

Pada versi cerita lainnya mengatakan bahwa air dari curug ini bertransformasi menjadi uap karena terpaan ke batu di bawahnya, sehingga selalu terlihat berasap, ngebul kalau istilah warga sekitar. Untuk sampai ke bawah curug ini memang terbilang susah, lantaran hamburan airnya yang cukup banyak sehingga jarak pandang menjadi sangat dekat.

Untuk mengakses curug Ngebul ini bisa dengan menggunakan kendaraan roda empat. Dari jalan raya Pagelaran ke Desa Bunijaya sekitar 1,5 jam. Kemudian perjalanan dilanjutkan dengan kendaraan roda dua sekitar 1 jam, dan dilanjutkan lagi dengan jalan kaki sekitar 45 menit. Tak sampai disitu, untuk mencapai curug ini, anda masih harus berpetualang meniti pematang sawah dan membelah hutan. (VAL)