Perlintasan KA Tanpa Palang Memakan Korban Pengurus PGK Banten

Foto: Sayangi.com/Eman MG

Serang, Sayangi.com – Perlintasan kereta tanpa palang pintu kembali menelan korban. Di Banten, Selasa (07/1) terjadi kecelakaan yang menyebabkan  pengendara mobil meninggal terlindas kereta. Kecelakaan tersebut terjadi di palang pintu Margaluyu Kasemen.

Korban yang meninggal dunia akibat kecelakaan tersebut adalah Ketua OKK Dewan Pimpinan Wilayah Perhimpunan Gerakan Keadilan (PGK) Provinsi Banten Mansur Syah. Diketahui korban yang mengendarai mobil suzuki avansa bernomor polisi A 1196 AL, ditabrak kereta dari arah Cilegon tujuan Jakarta. Mobil korban terseret sekitar 100 dan menyebabkan korban meninggal dunia ditempat.

Kepada Sayangi.com, Sekjen DPW PGK Banten, Nurdin mengatakan bahwa di Kota Serang, Banten memang ada beberapa titik perlintasan KA yang tidak memiliki palang pintu.
“Perlintasan di Kemang, di Semen, dan di Walangtaka tidak memiliki palang perlintasan dan ini sangat berbahaya,” ujar Nurdin.

Dari 40 perlintasan kereta di kota Serang,  31 perlintasan tidak memiliki Palang perlintasan dan hanya 9 yang dilengkapi dengan palang pelintasan.

“Harusnya seluruh perlintasan kereta memiliki palang agar bisa memberikan peringatan kepada pelintas, dan kecelakaan yang menimpa salah satu PGK Banten ini adalah akibat dari kelalaian PT.KAI,” ucap Nurdin lebih lanjut.

Rencananya, DPW PGK Banten akan mendatangi Dishub dan PT. KAI untuk mendesak agar di beberapa titik yang tidak ada palang pintu segera dibuatkan palang perlintasan.

“Kami sudah berkoordinasi dengan DPP PGK dan rencannya DPP akan mengambil langkah untuk menanyakan persoalan palang perlintasan ini kepada PT.KAI,” Ujar Nurdin.

Almarhum meninggalkan seorang Istri dan tiga anak yang masih kecil. Kepada Sayangi.com, Yuli, istri almarhum mengatakan bahwa dirinya ikhlas atas kejadian yang menimpa almarhum suaminya. Namun demikian Yuli menyarankan agar semua perlintasan kereta dilengkapi dengan palang.

“Kalau ada palang, saya yakin tidak ada yang nekat melintas, sebab ada peringatannya. Kecelakaan yang menimpa almarhum suami saya terjadi karena di perlintasan tidak ada palang,” ujar Yuli.