Keanehan-keanehan Sosok Abraham Samad Selama Memimpin KPK

Foto: sayangi.com/dok

Jakarta, Sayangi.com – Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad boleh dibilang ‘bringas’ terhadap koruptor. Selama memimpin lembaga tersebut, sudah banyak ‘korban’ yang dijerat kasus korupsi.

Tapi, atas prestasi itu masih banyak yang kecewa dan mengkritik Samad. Bahkan mereka menyebut Abraham Samad sebagai sosok yang aneh. Ini tidak lain dari sepak terjangnya yang kontroversial. Bahkan Abraham Samad kerap disebut sebagai ‘juru bicara’ Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) atau boneka Cikeas.

Bahkan ‘pembelaan’ Samad terhadap Ibas membuatnya harus ‘perang dingin’ dengan mantan Wakil Direktur Keuangan Grup Permai Yulianis. Pasalnya, Samad menyebut Yulianis sebagai orang yang aneh, lantaran menyebut bahwa Ibas menerima uang sebesar 200.000 Dolar Amerika. Disebut aneh, Yulianis mengirim surat kepada Samad dan memintanya untuk tidak sembrono.

“Bersama ini saya menyatakan betapa bapak (Samad) sangat sembrono, dan kesembronoan bapak membuat KPK blunder. Bapak bilang di BAP saya tidak menyebut nama IBAS berarti Bapak belum baca BAP saya, tolong bapak BACA BAIK BAIK agar bapak tidak sembrono,” demikian salah satu petikan isi surat tersebut.

Abraham Samad memang sering berkomentar yang terkesan melindungi keluarga Cikeas. Sehingga tidak heran jika banyak orang menyebut Samad lebih cocok sebagai pengamat daripada Ketua KPK yang mestinya menegakkan hukum.

“Samad sendiri sebagai Ketua KPK, omongannya kayak politisi, banyak keanehan-keanehan,” kata Budayawan Sujiwo Tejo.

Dalam kasus bocornya surat perintah penyidikan (Sprindik) milik mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum, Abraham Samad juga berperilaku ‘aneh’. Setelah diperiksa Komite Etik KPK, terbukti Abraham Samad melakukan pelanggaran tingkat sedang kode etik terkait kasus tersebut. Karena alasan ini, Komite Etik meminta agar Abraham Samad memperbaiki sikap, tindakan, dan perilaku.

Lebih aneh lagi, dalam putusan Komite Etik KPK disebutkan bahwa Abraham Samad tidak bersedia menyerahkan BB miliknya kepada Komite Etik untuk dilakukan proses cloning agar dapat diketahui komunikasi lengkap antara Abraham Samad sebagai Terperiksa I dengan pihak yang terkait. Kenapa Abraham tidak mau BB-nya diperiksa Komite Etik KPK? Inilah keanehan terbesar dalam sosok ini.

Berita Terkait

BAGIKAN