Hujan di Pekanbaru, Henky dan Sobirin Gosong Tersambar Petir

Ilustrasi foto: freepik.com

Pekanbaru, Sayangi.com – Dua warga Kota Pekanbaru, Provinsi Riau tewas dalam kondisi hangus akibat tersambar petir ketika hujan deras mengguyur daerah itu.

“Seorang di antaranya atas nama Sobirin (55), laki-laki warga RT (Rukun Tetangga) 01, RW (Rukun Warga) 08, Kelurahan Kulim, Kecamatan Tenayanraya, Pekanbaru,” kata Edi, petugas kamar mayat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Achmad Provinsi Riau di Pekanbaru, Kamis (9/1), seperti dikutip Antara.

Sementara seorang lagi, menurut data rumah sakit tersebut, yakni atas nama Henky Syaputra Matondang (16), laki-laki warga Jalan Seroja, Kompleks Perumahan Lestari, Blok C Nomor 1, Kecamatan Tenayanraya. Informasi warga menyebutkan, keduanya tersambar petir pada akhir Desember 2013 ketika berteduh waktu hujan di Jalan Palembang Ujung, Kelurahan Kulim, Tenayanraya.

“Kondisinya sewaktu diantar pihak kepolisian memang mengerikan. Badangnya gosong,” katanya. Mayat kedua laki-laki itu menurut Edi sempat dititipkan beberapa waktu setelah kemudian pihak keluarga datang menjemputnya.

Sepanjang 2013, korban sambaran petir dikala hujan deras melanda wilayah berbagai wilayah Provinsi Riau tercatat ada sebanyak belasan orang. Menurut catatan Antara, kejadian sambaran petir sebelumnya diakhir September 2013 juga terjadi di Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis.

Hujan disertai petir yang terjadi pada sore di daerah itu mengakibatkan satu keluarga menjadi korban. Satu di antaranya dikabarkan meninggal dunia dan satu lagi kritis akibat luka bakar yang parah sehingga harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Sebelumnya pada akhir Maret 2013, dua warga Pekanbaru tewas dan dua lainnya luka bakar akibat peristiwa alam itu.

Dua korban meninggal dunia itu merupakan warga Kecamatan Tenayanraya dan Bukitraya, Pekanbaru, bahkan seorang dari tiga korban luka bakar yang selamat merupakan anggota polisi.

Pada kejadian selanjutnya di 20 April 2013, dua remaja masing-masing Rahmat Hidayat (16) dan Ade (17), warga Jalan Berdikari, Rukun Tetangga (RT) 3, Rukun Warga (RW) 5, Kelurahan Tangkerang Timur, Kecamatan Tenayan Raya, tewas tersambar petir saat hujan deras melanda Pekanbaru.

Kemudian peristiwa sama juga terjadi pada akhir Mei 2013, sekitar pukul 19.00 WIB, lima warga Kecamatan Pasir Penyu, Kabupaten Indragiri Hulu, Riau, juga tersambar petir. Seorang di antaranya, Sepria Ilhami (30), tewas dengan luka bakar yang parah di sekujur tubuhnya. Korban tewas tersambar petir saat menggunakan ponselnya.

Selain itu, kejadian sambaran petir yang mengakibatkan korbanya tewas juga terjadi akhir tahun lalu di Kabupaten Kuantan Singingi serta Kabupaten Kepulauan Meranti. (MSR)

Berita Terkait

BAGIKAN