Jokowi: Waspada! Jakarta Berpotensi Banjir Januari-Februari

Foto: Sayangi.com/Emil

Jakarta, Sayangi.com – Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mengatakan Ibu Kota Jakarta berpotensi kebanjiran pada Januari-Februari. Alasannya karena pada bulan tersebut intensitas hujan yang semakin meningkat, selain itu normalisasi waduk maupun sungai belum selesai.

“Yah masih berpotensi banjir. Karena khan wilayah atas (puncak) belum dikerjain, yang di wilayah bawah (Jakarta) juga masih dikerjain,” ujar Joko Widodo di Balai Kota, Jakarta, Kamis (9/1).

Menurut dia, program penanggulangan banjir ibu kota harus dikerjakan secara bersama-sama antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat.

“Memang semuanya harus dikerjakan, ini kerja terintegrasi, gak mungkin kerja sendiri-sendiri, Jakarta kerja sendiri, pusat kerja sendiri, yah itu gak mungkin. Yah sama-sama dong, masyarakat gak ikut juga yah sama saja,” kata dia.

Terkait adanya pembebasan lahan di daerah hulu yaitu Puncak, ia sangat menghargai usaha itu karena sudah diproses.

“Ini khan baru awal-awal tapi kita sudah sangat menghargai itu bagus sekali, sudah diproses tapi khan masih ribuan banyaknya yang belum diselesaikan, tapi sudah dimulai itu sangat bagus,” ujar dia.

Untuk rekayasa hujan, lanjutnya, akan dikoordinasikan dengan BMKG serta BNPB.

“Kalau nanti sudah dihitung dari BMKG, BNPB, kapan itu dikerjakan, nanti kita tahu,” kata dia.(GWH)