Ini Video Yoga Bayi yang Mengundang Kontroversi

Foto: mailonline

Rusia,Sayangi.com – Yoga sejatinya adalah sebuah aktivitas yang menitikberatkan pada meditasi atau tapa. Dalam yoga, biasanya seseorang akan memusatkan seluruh pikirannya untuk mengontrol panca indera dan tubuhnya secara keseluruhan. Selain itu, yoga juga sering dikaitkan dengan tehnik pengobatan alternatif dan penyembuhan dari berbagai penyakit. Biasanya, hal ini dilakukan dengan latihan pernapasan, olah tubuh dan meditasi.  

Secara keseluruhan Yoga dapat dikatakan sangat baik untuk tubuh kita. Namun bagaimana apabila yoga diberikan kepada bayi? Membingungkan sekaligus menakutkan memang karena walaupun yoga dikatakan sangat baik buat kesehatan, akan tetapi tehnik yoga pada bayi yang diajarkan oleh Lena Fokina ini justru terkesan sangat berbahaya dan menyakitkan bagi bayi.
    
Lena Fokina adalah guru yoga yang berasal dari  Rusia. Dia  yang memopulerkan tehnik yoga kontroversial pada bayi ini. Wanita berusia 51 tahun ini mengenyam pendidikan jasmani dan mendapatkan gelar master di Universitas Kebudayaan Physcial di Moskow. Kemudian Lena mempelajari yoga dibawah arahan Dr. Igor Charkovsky.

Tehnik yoga yang diperkenalkan Lena memang sangat kontroversial dan membuat siapapun yang melihatnya terkejut dan membelalakan mata. Bagaimana tidak dalam melakukan yoga pada bayi ini, Lena mengayunkan bayi mungil yang masih sangat muda tersebut tepat di atas kepalanya. Selain itu Lena juga kerap melakukan tindakan ekstrim dengan memutar tubuh sang bayi berulang-ulang dengan mengayunkan kedua pergelangan bahunya.

Atas aksi unik dan menyeramkannya dalam memberikan terapi yoga pada bayi ini, banyak orang yang telah menyaksikan video ini percaya bahwa Lena menggunakan boneka dalam aksinya tersebut. Namun wanita berusia 51 tahun ini menyangkalnya dan mengatakan bahwa itu adalah benar-benar bayi dan bukan sebuah boneka. Selain itu Lena juga mengatakan bahwa teknik yang ditunjukan  tersebut telah dilatihnya selama 30 tahun belakangan.

Kini Lena mengajarkan tehnik yoga bayi ini di Mesir. Seminar yang diadakan di Tots Village Hotel Mirage di Dahab diikuti oleh banyak orang tua yang ingin belajar yoga bayi. Dengan biaya £ 255 per keluarga, seminar dapat diikuti setiap hari selama 8 jam untuk 12 hari.

Namun tak semua bayi menikmati yoga tersebut. Pada beberapa bayi ada yang terlihat menangis dan bahkan mengalami muntah. Namun Lena mengatakan itu adalah reflex alami untuk pelatihan bayi. Dikatakannya bahwa gerakan tersebut sangat bagus untuk para bayi dan sama sekali tidak berbahaya. Biasanya beberapa bayi pada awalnya akan menangis, namun sesaat kemudian akan menikmatinya.

“Kebanyakan orang berfikir bahwa seorang bayi hanya dapat berbaring di tempat tidur, makan dan menangis. Namun masih sedikit yang memahami atau menyadari bahwa seorang bayi lahir dengan reflek yang sangat alami dan hal tersebut dapat digunakan untuk membantu perkembangan mereka secara fisik dan intelektual,” ujarnya.

“Saya bekerja sama dengan orangtua dari berbagai negara. Saya berharap saya akan dapat bekerja sama dengan para keluarga di Inggris. Saya rasa banyak orangtua yang berpandangan terbuka akan dapat membuktikan manfaat dari yoga yang saya berikan kepada bayi-bayi mereka,” ujar Lena.

Menurut Lena, yoga pada bayi ini pertama kali diperkenalkan pada suku Afrika kuno, akan tetapi saat ini dikembangkan secara modern oleh Dr. Igor Charkovsky yang juga berasal dari Rusia.

Lena mengatakan bahwa tehnik yoga ini dapat dilakukan pada bayi yang berusia dua minggu hingga 2 tahun. Selain itu Lena juga menambahkan bahwa metode ini pada awalnya dikembangkan untuk menyembuhkan dan memperbaiki kesehatan anak-anak yang mengalami masalah otot atau tulang. Akan tetapi juga cocok untuk anak yang memang tidak mengalami keluhan tersebut, alias sehat.

Gerakan ini sendiri dirancang untuk meningkatkan kemampuan otot dan perkembangan mereka. Bahkan di Rusia dan Ukraina, tehnik yoga pada bayi yang Lena lakukan ini sering dilakukan untuk mengobati bayi dan meningkatkan kekuatan otot bayi.

Biasanya anak yang mengikuti pelatihan yoga ini dapat menyanyi, membaca dan berbicara juga berenang dengan lebih cepat dibandingkan dengan anak-anak yang tidak mengikuti terapi yoga ini.

Selain itu dengan yoga ini juga dapat membuat tangan mereka menjadi kuat. “Kami sangat humanis dan kami tidak melakukan kesalahan apapun dalam hal ini,” ujar Lena. (VAL/mailonline)

Berita Terkait

BAGIKAN