‘Majukan Indonesia dengan Sejahterakan Kaum Miskin’

Foto: sayangi.com/istimewa

Jakarta, Sayangi.com – Salah satu calon presiden dari Konvensi Rakyat Ricky Sutanto mengatakan, untuk memajukan Indonesia maka harus menyejahterakan buruh, petani, nelayan, dan pegadagang kali lima (PKL) yang merupakan penduduk miskin.

“Selama ini buruh, petani, nelayan, dan PKL masih hidup miskin,” kata Ricky Sutanto pada diskusi “Mencari Calon Presiden Alternatif” yang diselenggarakan oleh Lembaga Pemilih Indonesia di Jakarta, Minggu (12/1/2014).

Pembicara lainnya pada diskusi tersebut adalah, salah satu calon presiden dari Konvensi Partai Demokrat Ali Maskur Musa, Direktur Lembaga Pemilih Indonesia Boni Hargens, dan Direktur Institute Publik Indonesia Karyono Wibowo.

Menurut Ricky, penghasilan buruh di Indonesia masih tergolong rendah jika dibandingkan dengan penghasilan buruh di beberapa negara lain.

Ia mengusulkan, agar penghasilan buruh sekitar Rp4 juta per bulan.

“Jika penghasilan buruh cukup tinggi, maka bisa hidup layak,” katanya.

Dampak lainnya, kata dia, jika penghasilan buruh di Indonesia tinggi, maka sebagian masyarakat Indonesia enggan menjadi tenaga kerja di luar negeri dan memilih menjadi pekerja di Indonesia.

Kemudian terhadap petani yang jumlahnya sekitar 35 juta jiwa, menurut Ricky, agar meningkatkan pengasilannya dengan cara antara lain, memberikan bantuan modal, pupuk, benih, serta menampung hasil panen dengan harga yang layak.

Ia mencontohkan, petani menanam benih padi organik yang memiliki harga jual lebih tinggi.

Terhadap nelayan yang jumlahnya sekitar 17 juta jiwa, menurut Ricky, agar diberdayakan sehingga memiliki hasil tangkapan ikan yang banyak.

Menurut dia, pemberdayaan nelayan dengan cara diberikan bantuan perahu nelayan yang layak, dilengkapi alat tangkap ikan yang modern dan alat pengatur arah (GPS).

“Dengan memiliki peralatan yang layak dan modern, maka hasil tangkapan ikan nelayan lebih tinggi, sehingga penghasilannya juga meningkat,” katanya.

Kemudian terhadap PKL, menurut Ricky, harus diberdayakan dengan ditempatkan pada lokasi khusus dan dibuatkan kios-kios, sehingga pasar tidak menjadi kumuh dan penghasilan PKL juga meningkat.

Pada kesempatan tersebut, Ricky juga mengusulkan agar PKL bisa menjadi pedagang mandiri dengan diberikan bantuan modal usaha dan kios tempat berdagang.

“Jika masyarakat miskin yang merupakan penduduk mayortas, maka angka kemiskinan di Indonesia dapat ditekan menjadi minimal,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Ricky juga mengatakan, memiliki konsep untuk menata ulang pengelolaan sumber daya alam, sehingga bisa dihemat untuk generasi penerus.

Menurut dia, Indonesia kaya sumber daya alam, tapi hendaknya jangan dieksploitasi secara berlebihan, cukup untuk kebetuhan nasional.

“Selebihnya bisa dihemat untuk generasi penerus,” katanya. (MI/Ant)