Ada Indikasi Korupsi Pelebaran Jalan Pinrang – Polewali Mandar

sayangi.com/doc

Makassar, Sayangi.com – Proyek pelebaran jalan poros Pinrang-Polewali Mandar (Polman) menjadi sorotan Indonesia Timur coruption Watch (ITCW) Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, karena dinilai sarat dengan permasalahan.

“Proyek Pelebaran jalan Poros Pinrang-Polman, hingga saat ini belum ada titik terang dari penyidik kepolisian. Padahal, pelebaran jalan yang berlokasi di Rubae kecamatan Wattang Sawitto, Pinrang ini diduga sarat dengan permasalahan,” kata Koordinator ITCW Kabupaten Pinrang, Sulsel Jasmir L Laintang mengenai penanganan proyek di bumi “Sawitto’ itu, Minggu (12/1).

Dia mengatakan, ITCW telah melaporkan kasus ini sejak 21 November 2013 lalu berdasarkan Nomor : 138/LAP-A1/ITCW/XI/2013.

Menurut Jasmir, proyek yang dikerjakan oleh PT Mulia Jaya Mandiri ini di duga mengalami berbagai masalah diantaranya pekerjaan selesai setelah batas waktu yang ditentukan yakni maksimum 180 hari.

Disamping itu, lanjut dia, kualitas aspal juga diragukan karena sulit kering.

Hal itu terindikasi bahwa aspal yang digunakan tidak sesuai peruntukannya.

Selain itu anggaran yang menelan Rp7 miliar lebih yang bersumber dari APBN 2012 ini, memiliki kedalaman dangkal sehingga aspalnya bergelombang.

“Hotmix yang tergolong tipis sehingga mudah pecah. Termasuk selokan yang ada disisi jalan, terkesan asal jadi, karena itu kami meminta agar kasus ini ditindak lanjuti,” tandas Jasmir.

Berkaitan dengan hal tersebut, lanjut dia, tidak ada alasan bagi penegak hukum untuk menutup mata terhadap proyek yang diduga sarat dengan penyimpangan. Apalagi proyek jalan tersebut berkaitan dengan fasilitas layanan publik.

“Proyek jalan yang tidak sesuai peruntukannya itu, selain merugikan negara juga masyarakat selaku pembayar pajak dan akan menjadi pengguna jalan,” ujarnya. (MD/Ant)

Berita Terkait

BAGIKAN