‘Ibadah Haji Jadi Modal Bagi Perbaikan Hidup’

Foto: sayangi.com/istimewa

Sleman, Sayangi.com – Ibadah haji memiiki dua manfaat yang bersifat personal dan juga sosial. Hal ini diakui Sekretaris Daerah Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta Sunartono, Minggu (12/1/2014).

“Dengan ibadah haji dapat mensucikan jiwa dan menyiapkan diri untuk ikhlas sehingga menjadi dasar bagi perbaikan hidup,” kata Sunartono pada Taaruf calon jamaah haji Kabupaten Sleman di Masjid Agung Sleman.

Menurut dia, ibadah haji juga mengangkat makna hidup sebagai manusia, meneguhkan cita-cita, dan menguatkan iman.

“Selain itu juga melatih kesabaran, melatih kedisiplinan dan pengorbanan dalam meraih ridho Allah serta perwujudan syukur atas nikmat yang diterima baik nikmat kesehatan maupun nikmat harta,” katanya.

Ia mengatakan, dengan niat tulus dan hati yang bersih dalam melaksanakan ibadah haji bukan hanya sekadar kemampuan materi manusia, kesucian hati sangat pentung untuk mendapatkan hikmah dari haji.

“Jika seseorang memperoeh hikmah haji, maka ia mendapat kebaikan yang banyak termasuk haji mabrur,” katanya.

Sunartono mengatakan, momentum taaruf calon jamaah haji Kabupaten Sleman adalah kesempatan mengenal satu sama lain di antara sesama calon jamaah haji dan juga saling bertukar informasi mengenai haji yang akan dilaksanakan pada 2014.

“Para jamaah haji nantinya tidak hanya mengenal sesama jamaah dari satu daerah saja tetapi nantinya juga akan saling mengenal dengan jamaah haji dari daerah lain bahkan negara lain. Karena di tanah suci berkumpul seluruh jamaah haji dari seluruh dunia, yang memiliki berbagai macam karakter dan budaya masing-masing,” jelasnya.

Ia mengatakan, di tanah suci itulah kesempatan para calon jamaah haji untuk menjaga silaturahmi, saling hormat menghormati, tolong menolong, menghargai perbedaan yang merupakan alat untuk memperkokoh persatuan umat Islam.

Kepala Bagian Kesra Setda Kabupaten Sleman Heri Sutopo, mengatakan taaruf diikuti 975 calon jamaah haji dari 17 Kecamatan se Kabupaten Sleman yang akan dilanjutkan dengan pengajian pramanasik haji setiap Minggu sebanyak 16 kali dengan materi bimbingan tentang tata cara melaksanakan ibadah haji.

Berita Terkait

BAGIKAN