Kalsel Kembangkan Sapi Perah untuk Produksi Susu

my.opera.com

Banjarmasin, Sayangi.com – Dinas Peternakan Kalimantan Selatan mengembangkan ternak sapi perah untuk memenuhi kebutuhan susu segar di daerah ini sekaligus meningkatkan kesejahteraan peternak.

Kepala Seksi Pengembangan dan Produksi sapi Dinas Peternakan Kalimantan Selatan Junaidi di Banjarmasin, Senin (13/1), mengatakan pengembangan sapi perah tersebut telah dilaksanakan di Kota Banjarbaru.

Menurut dia, dua kelompok peternak di Banjarbaru, telah mampu mengembangkan sapi perah tersebut, dan kini telah menikmati keuntungan setelah sapi itu mampu memproduksi susu segar.

Salah seorang peternak yang telah sukses mengembangkan sapi perah tersebut adalah Nurhamid, yang berkat keuletannya kini telah memiliki sekitar 60 sapi dan mampu menghasilkan delapan liter susu per hari.

Kesuksesan Nur Hamid tambah Junaidi, menarik minat perternak lain untuk ikut mengembangkan ternak sapi perah, dan untuk itu Pemerintah Provinsi Kalsel telah menyalurkan 60 sapi untuk kelompok peternak.

Rencananya, pada tahun ini, dinas peternakan akan kembali menyalurkan sapi dengan total sekitar 150 ekor, sehingga diharapkan produksi susu segar tidak hanya habis dipasarkan di Banjarbaru tetapi juga mencakup seluruh wilayah di Kalsel.

Membantu memasarkan dan membudayakan minum susu segar ke masyarakat, Dinas Peternakan mengadakan program pekan minum susu gratis sesuai dengan waktu yang ditentukan.

Pada saat itu, tambah dia, masyarakat akan diundang untuk datang minum susu segar ke dinas peternakan secara gratis.

“Bahkan masyarakat dipersilahkan untuk membawa seluruh anggota keluarganya untuk minum susu gratis,” katanya.

Upaya tersebut, kata dia, untu membudayakan masyarakat mengonsumsi susu sehingga pemenuhan kebutuhan gizinya lebih baik, juga untuk membantu peternak untuk mengenalkan nikmatnya susu segar.

“Kita akan terus berupaya untuk mencari terobosan, meningkatkan budaya minum susu, dan mendorong peternak untuk mengembangkan sektor ini,” katanya.

Salah seorang peternak, Nur Hamid mengungkapkan, keuntungan dari produksi susu sapi tersebut cukup menguntungkan, minimal untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, selain pekerjaan lainnya.

“Dari memerah sapi saja, pendapatannya sekitar Rp120 ribu per hari,” katanya. (MD/Ant)

Berita Terkait

BAGIKAN