Keajaiban-keajaiban di Seputar Kelahiran Rasulullah SAW

Foto: www.patheos.com

Sayangi.com – Hari ini, Selasa 14 Januari 2014 (bertepatan dengan 12 Rabiul Awwal 1435 H) merupakan hari libur nasional untuk mengenang hari kelahiran Nabi Muhammad SAW.

Nabi yang diyakini oleh umat Islam sebagai rasul terakhir ini dilahirkan di Kota Mekah pada Senin 12 Rabiul Awwal (22 April 571 M). Ayahnya bernama Abdullah dan ibu bernama Aminah. Dari keturunan ayah nasab Muhammad adalah sebagai berikut: Abdullah bin Abdul Muthallib (nama aslinya Syaibatul Hamdi) bin Hisyam bin Abdi Manaf (nama aslinya Al-Mughirah) bin Qushayyi (nama aslinya Zaid) bin Kilab bin Murrah bin Ka’ab bin Murrah bin Ka’ab bin Lu’ay bin Ghalib bin Fihr bin Malik bin An-Nadhar bin Kinanah bin Khuzaimah bin Mudrikah bin Ilyas bin Mudhar bin Nazar bin Ma’ad bin Adnan.

Sedangkan nasab ibunya adalah: Aminah binti Wahab bin Abdul Manaf bin Zuhrah bin Kilab. Aminah merupakan wanita paling terhormat di suku Quraisy baik secara nasab maupun kedudukannya. Jadi, nasab Rasulullah bertemu di kakek beliau yang kelima, Kilab.

Sedangkan nasab ibunya adalah: Aminah binti Wahab bin Abdul Manaf bin Zuhrah bin Kilab. Aminah merupakan wanita paling terhormat di suku Quraisy baik secara nasab maupun kedudukannya. Jadi, nasab Rasulullah bertemu di kakek beliau yang kelima, Kilab.

Tahun kelahiran Muhammad disebut  juga sebagai tahun Gajah karena bertepatan dengan kisah pasukan gajah yang dipimpin oleh Abrahah dan berniat membumiratakan Ka’bah.  Tetapi agresi Abrahah tidak berhasil karena diserang oleh segerombolan burung ababil. Kisah ini tertulis dalam kitab suci Alquran.

“Apakah kamu tidak memperhatikan bagaimana Tuhanmu telah bertindak terhadap tentara bergajah? Bukankah Dia telah menjadikan tipu daya mereka (untuk menghancurkan Ka’bah) itu sia-sia? dan Dia mengirimkan kapada mereka burung yang berbondong-bondong, yang melempari mereka dengan batu (berasal) dari tanah yang terbakar, lalu Dia menjadikan mereka seperti daun-daun yang dimakan (ulat).” (Al-Fiil: 1-5)

 

Kejadian luar biasa.
Diceritakan, pada malam ketika beliau dilahirkan, istana Kisra bergetar hebat dan empat belas balkon istananya runtuh, air danau meluap dan api yang biasa disembah oleh orang-orang Majusi tiba-tiba padam, padahal selama ribuan tahun api itu tidak pernah padam. Selain itu, beberapa gereja di sekitar Buhairah runtuh dan ambles ke tanah.

Diceritakan juga oleh Aminah, ibu Muhammad, ketika dia akan melahirkan sama sekali tidak merasakan sakit sebagaimana yang dirasakan oleh wanita pada umumnya. Tiba-tiba, darah haid Aminah terhenti. Waktu dalam keadaan antara tidur dan sadardatanglah sesosok malaikat.

Malaikat menanyakan kehamilan Aminah yang dijawab tidak tahu oleh Aminah.

Malaikat itu memberitahu, bahwa Aminah telah mengandung Sayyid (pemimpin) dan Nabi terakhir. Peristiwa tersebut terjadi pada hari Senin.

Ketika Muhammad lahir, Aminah menceritakan bahwa ia melihat cahaya yang menerangi istana-istana Syam sehingga ia dapat melihat semua istana itu.

“Ketika aku melahirkannya, ia berlutut dengan kedua lututnya, memandang ke arah langit kemudian menggenggam segenggam tanah, lalu menyungkur sujud. Ia dilahirkan dalam keadaan telah terpotong tali pusarnya. Aku menyiapkan untuknya sebuah bejana, dan aku lihat tempat itu tertutup darinya. Ia menghisap ibu jarinya yang mengalirkan air susu,” jelas Aminah.

Setelah Aminah melahirkan, dia mengirim utusan ke tempat mertuanya, Abdul Muthallib, untuk menyampaikan kabar gembira tentang kelahiran cucunya. Abdul Muthallib lalu datang dengan perasaan suka cita, lalu membawa cucunya ke dalam Ka’bah seraya berdoa kepada Allah dan bersyukur kepada-Nya. Dia memilihkan nama Muhammad, nama ini sebelumnya tidak pernah dikenal di kalangan bangsa Arab.

Ada pula kejadian yang sangat mengesankan ketika Rasulullah dilahirkan. Pada siang hari ketika Rasulullah dilahirkan, di Makkah ada seorang Yahudi yang berkata kepada kaum Quraisy, “Wahai para pemuka Quraisy, apakah tadi malam di antara kalian ada yang melahirkan seorang bayi?”

“Kami tidak tahu,” jawab Quraisy

“Tadi malam telah dilahirkan Nabinya orang-orang Arab yang memiliki tanda di antara dua pundaknya, yang berwarna hitam dan berselaput ditumbuhi dengan beberapa rambut,” kata orang Yahudi itu.

Orang-orang Quraisy lalu pulang dan bertanya kepada keluarganya masing-masing, “Apakah Aminah hari ini melahirkan?”

“Benar.”

Lalu orang-orang Quraisy mendatangi orang Yahudi tadi dan memberitahukan bahwa di antara mereka ada yang melahirkan seorang bayi laki-laki. Orang Yahudi itu seketika berkata, “Kenabian telah hilang dari Bani Israel.”

Perkataan orang Yahudi tersebut merupakan pengakuan bahwasanya telah datang seorang Nabi yang membawa agama yang menghapus agama-agama yang lalu dan menerangi jalan kegelapan menjadi jalan yang penuh cahaya. Dialah Nabi Muhammad SAW. (VAL)