May Day, 100 Ribu Buruh Akan Kunjungi Istana Negara

Jakarta, Sayangi.com – Sekitar 100 ribu orang buruh akan “mengunjungi” Istana Negara pada peringatan hari Buruh Sedunia (May Day), Kamis (1/5) besok.

“Khusus untuk wilayah Jabodetabek sekitar 100 ribu orang buruh akan akan bergerak dari Bundaran HI pukul 10.00 menuju Istana Negara sampai pukul 12.30,” ujar Sekertaris Jenderal Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Muhammad Rusdi, dalam pesan elektroniknya, Rabu (30/4).

Rusdi mengatakan dari unsur KSPI sendiri, sekitar delapan federasi buruh ditambah para pegawai honorer, SPSI LEM, Sekber Buruh akan berpartisipasi dalam peringatan May Day nanti.

Dia mengemukakkan, di Istana Negara, buruh akan mengajukan sepuluh tuntutan, yakni:

1. Naikkan upah minimum 2015 sebesar 30 % dan Revisi KHL menjadi 84 Item.
2. Tolak penangguhan upah minimum 3. Jalankan jaminan pensiun wajib bagi buruh pada Juli 2015.
4. Jalankan jaminan kesehatan seluruh rakyat dengan cara cabut permenkes 69/2013 tentang tarif, ganti INA CBG’s dengan Fee For Service, audit BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan.
5. Hapus outsourcing, khususnya outsourcing di BUMN dan pengangkatan sebagai pekerja tetap seluruh pekerja outsourcing.
6. Sahkan RUU PRT dan Revisi UU Perlindungan TKI No 39/2004.
7. Cabut UU Ormas ganti dengan RUU Perkumpulan. 8. Angkat pegawai dan guru honorer menjadi PNS, serta subsidi Rp 1 Juta per orang/per bulan dari APBN untuk guru honorer.
9. Sediakan transportasi publik dan perumahan murah untuk buruh.
10. Jalankan wajib belajar 12 Tahun dan bea siswa untuk anak buruh hingga perguruan tinggi.

Rusdi menambahkan, setelah melakukan orasi di Istana Negara, massa buruh akan bergerak menuju stadion Gelora Bung Karno, Senayan Jakarta, sekitar pukul 13.30 WIB.

“Dari Istana Negara, kemudian lanjut mayday fiesta di Gelora Bung Karno, Senayan dari pukul 13.30-17.30. Di GBK kegiatan akan diisi dengan orasi 10 tuntutan buruh dan pidato politik calon presiden pilihan buruh Indonesia,” katanya.