Jimly: Impeachment Lebih Sulit Daripada Mengubah UUD

Foto: Sayangi.com/Emil

Jakarta, Sayangi.com – Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Prof Jimly Asshiddiqie mengatakan sangat sulit terjadi impeachment atau pemakzulan  presiden selama sang presiden tidak terbukti melanggar hukum.

“Impeachment lebih sulit daripada mengubah UUD 1945, karena membutuhkan persetujuan 3/4 anggota MPR, sulit dibayangkan impeachment terjadi di Indonesia,” tegas mantan Ketua Mahkamah Konstitusi ini dalam keterangannya, Kamis (9/10).

Jimly juga pernah mengungkapkan bahwa posisi presiden Republik Indonesia sangatlah kuat, bahkan lebih kuat daripada Presiden Amerika Serikat.

Dengan pernyataan ini, Jimly bermaksud untuk menjawab keresahan sebagian masyarakat terkait posisi parlemen yang dikuasai oleh Koalisi Merah Putih (KMP).

Jimly juga menyerukan kepada para pemangku kepentingan untuk bekerja secara inklusif.

“Semua pihak harus membuka diri, kuncinya inklusifisme di semua bidang, jangan mengedepankan ego masing-masing karena akal sehat akan menuntun kita pada kebenaran,” tutupnya.