Serangan Drone AS Tewaskan Tiga Gerilyawan Al Qaeda

Sanaa (ANTARA News) – Satu serangan pesawat nirawak Amerika Serikat menewaskan tiga orang diduga anggota kelompok Al Qaida di dekat medan perang mereka dengan saingan berat kelompok Muslim Syiah Houthi, kata sumber-sumber suku.

Sumber tersebut mengatakan pesawat tak berawak itu digunakan di daerah al-Manasye untuk menyerang Ansar al-Sharia, sayap lokal Al Qaida di Jazirah Arab (AQAP).

Drone itu masih berputar-putar daerah itu, kata mereka.

Hal ini diyakini menjadi yang pertama serangan udara AS terhadap kelompok gerilyawan di Yaman sejak Houthi terlibat gerilyawan terkait Al Qaida di pusat kota Yaman setelah mereka menguasai ibu kota Sanaa bulan lalu.

Washington telah mengakui menggunakan drone di Yaman.

AQAP diyakini menjadi salah satu jaringan sayap paling aktif yang didirikan oleh Osama bin Laden.

Terakhir dikenal dengan serangan pesawat tanpa awak di Yaman pada Agustus, tiga tersangka gerilyawan Al Qaida tewas di provinsi timur Hadramout.

Pada April, serangkaian serangan pesawat tak berawak menewaskan sekitar 65 gerilyawan di provinsi-provinsi selatan dan tengah.

Tentara Yaman menindaklanjuti dengan serangan udara dan darat untuk mengusir para pejuang AQAP dari kubu utama mereka di selatan.

Houthi, yang berasal dari cabang Zaidi Syiah, merebut ibu kota Sanaa pada September, demikian Reuters melaporkan.