Komisi XI DPR Pilih Dua Wong Kito Jadi Anggota BPK 2017-2022

Agung Firman Sampurna dan Isma Yatun (kanan)

Jakarta, Sayangi.com– Agung Firman Sampurna dan Isma Yatun terpilih menjadi dua anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI periode 2017-2022. Secara kebetulan, keduanya berasal dari Sumatera Selatan atau wong kito galo.

Agung dan Isma meraih suara tertinggi dari 26 calon anggota BPK yang mengikuti uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) di Komisi XI DPR. Pemungutan suara dilaksanakan oleh 56 anggota Komisi XI DPR yang dipimpin oleh Ketua Komisi Melchias Marcus Mekeng.

Agung Firman Sampurna, yang saat ini menjadi anggota BPK, berhasil memperoleh suara tertinggi yakni 31. Disusul Isma Yatun dengan perolehan 29 suara.

“Dua-duanya bagus. Yang satu incumbent, yang satu lagi sudah berpengalaman di DPR. Tentunya mereka bisa menjadi orang yang mengeluarkan keputusan yang lebih bijak,” kata Melchias, usai pemungutan suara di ruang rapat Komisi XI, kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (6/4) malam.

Agung Firman Sampurna, yang menjadi anggota BPK sejak 2014, adalah putra dari Ketua Fraksi Partai Golkar Kahar Muzakkir, politisi senior dari Sumatera Selatan.

Dikutip dari laman bpk.go.id, Agung Firman Sampurna lahir di Madiun pada 19 November 1971. Ia adalah alumni SMA 1 Palembang dan menyelesaikan S1 di Fakultas Ekonomi Universitas Sriwijaya, Indralaya, Sumsel pada tahun 1996. Gelar S2 dan S3 Agung diraih dari Universitas Indonesia, Depok, pada Program Studi Administrasi dan Kebijakan Publik.

Isma Yatun tercatat lahir di Palembang pada 12 Oktober 1965. Ia lulus S1 Fakultas Teknik Kimia, Universitas Sriwijaya, Indralaya pada tahun 1989. Gelar S2 ia raih dari Teknik Kimia, Universitas Indonesia, Depok, pada tahun 2013.

Ibu dua anak ini sudah menjadi anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan sejak tahun 2004 dan mendapat penugasan di komisi VII yang membidangi energi dan sumberdaya alam serta Komisi X yang membidangi pendidikan, pariwisata, dan olah raga.

Berikut hasil pemungutan suara calon anggota BPK RI di Komisi XI DPR:


Hasil perolehan suara 26 calon anggota BPK hasil voting Komisi XI DPR, Kamis (6/4) malam/Foto: Fahri Haidar

1. Agung Firman Sampurna (31 suara)

2. Isma Yatun (29 suara) 

3. Dadang Suwarna (27 suara)
4. Abdul Latief (19 suara)
5. Bambang Pamungkas (3 suara)
6. I Gede Kastawa (1 suara)
7. Ismono Wijayanto (1 suara)
8. Elbert Frits Putranto (1 suara)
9. Gunawam Sidauruk (0 suara)
10. Soetrisno (0 suara)
11. Hendra Susanto (0 suara)
12. Mahendro Sumardjo (0 suara)
13. Max H Pohan (0 suara)
14. Sjafruddin Mossi (0 suara)
15. Mustoha Iskandar (0 suara)
16. Eko Sembodo (0 suara)
17. Dedy Supriady Bratakusumah (0 suara)
18. Padri Achyarsyah (0 suara)
19. Razaki Persada (0 suara)
20. Muhammad Ridwansyah (0 suara)
21. Herbert Lubis (0 suara)
22. Suprapto (0 suara)
23. Tri Widya Prastowo (0 suara)
24. John Reinhard Sihombing (0 suara)
25. Suharmanta (0 suara)
26. Endang Sukendar (0 suara)