Bersama Pangdam dan Kepala BNN, Kapolda Sumsel Musnahkan Barbuk Narkoba

Kapolda Sumsel Irjen Agung Budi Maryoto (kedua kanan) bersama Pangdam II Sriwijaya AM Putranto dan Kepala BNN Sumsel, dengan barang bukti narkoba yang akan dimusnahkan di Mapolda Sumsel, Palembang, Selasa (15/8) /Foto: Polda Sumsel

Palembang, Sayangi.Com– Kapolda Sumsel Irjen Pol. Agung Budi Maryoto bersama Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI AM Putranto dan Kepala BNN Sumsel Brigjen Pol. Anthoni Hutabarata, Selasa (15/8) hari ini, bersama-sama memusnahkan barang bukti (barbuk) narkoba di halaman Mapolda Sumsel, Palembang.

Barbuk narkoba golongan I hasil sitaan direktorat resnarkoba Polda Sumsel yang dimusnahkan itu terdiri dari 4,7 Kg sabu, 27,4 kg ganja, dan 1.905 pil ekstasi.

Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan pengungkapan kasus narkoba jaringan Aceh dengan tersangka M dan Mzn yang berhasil dilumpuhkan di Kecamatan Bayung Lincir Kabupaten Muba dengan barang bukti 2.000 pil ekstasi jenis butter fly dan 2.046 buir jenis B29 yang disimpan di dashboard mobil.

Barang bukti narkoba tersebut dimusnahkan dengan cara diblender setelah sebelumnya dicampur dengan air dan deterjen.

Kegiatan pemusnahan barbuk narkoba ini juga dihadiri oleh Kasat Pol PP Pemprov Sumsel Riki Junaidi, Jaksa Rini Purnawati, sejumlah pejabat Polda Sumsel, dan tokoh masyarakat Sumsel.

Kapolda Sumsel Irjen Agung Budi Maryoto menyatakan bahwa narkoba adalah musuh bersama dan pemberantasannya bukan semata-mata tugas Polri atau BNN. Ia berharap, masyarakat bisa membentengi keluarganya dari bahaya narkoba dan memberikan informasi kepada petugas polisi jika mengatahui ada peredaran narkoba di lingkungannya.

“Narkoba adalah musuh kita bersama, jangan sampai ada anggota keluarga kita yang menjadi pecandu apalagi menjadi pengedar,” kata Agung Budi Maryoto.

Sebelum ini, Polda Sumsel telah beberapa kali melakukan pemusnahan barbuk narkoba hasil sitaan direktorat reserse narkoba. Pada bulan Maret lalu, Polda Sumsel memusnahkan barang bukti narkoba jenis sabu seberat 1,25 Kg dan 3.986 pil ekstasi. Pada tanggal 16 Mei 2017, Polda Sumsel kembali memusnahkan barang bukti 2,375 kg narkotika jenis sabu dan 18.460 pil ekstasi.