Beredar Video Polisi Pungli: Kapolri Perintahkan Si Pengunggah Diberi Penghargaan

Kapolri Tito Karnavian (Foto: Sayangi.com/Tri Setyo)

Jakarta, Sayangi.Com– Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian memerintahkan Kapolda Kalimantan Selatan Brijen Pol. Rachmat Mulyana untuk memberikan penghargaan kepada sopir yang mengunggah video oknum polisi lalu lintas yang sedang melakukan pungutan liar (pungli).

“Kalau peristiwa itu benar, maka si pengunggah tidak dipidanakan tapi justu dikasih reward karena melaporkan anggota Polri yang mengkhianati institusinya,” kata Tito Karnavian melalui keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu (19/8), seperti dikutip Antara.

Kapolri menyatakan, tindakan suap akan memberikan konsekuensi hukum terhadap penerima maupun pemberi. Jika itu terjadi sesuai fakta, maka oknum anggota Polri yang terlibat pungli akan diproses hukum. Sebaliknya, pengunggah video yang tidak sesuai fakta dapat dikenakan undang-undang Informasi Transaksi Elektronik (ITE).

Tito menyatakan telah menginstruksikan Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan Polri serta Kapolda untuk menurunkan tim guna menindaklanjuti laporan dalam video tersebut.

Sebelumnya, viral di media sosial video yang menayangkan oknum polisi lalu lintas di wilayah Hulu Sungai Tengah, Kalsel, meminta uang kepada seorang sopir.

Akibat video itu, sejumlah warganet atau netizen menyampaikan tanggapan negatif sehingga Kapolda Kalimantan Selatan Brigjen Pol. Rachmat Mulyana memerintahkan tim untuk memeriksa oknum anggota Polri tersebut.

“Setelah dilakukan penyelidikan ternyata peristiwa itu benar, saat ini oknum tersebut dilakukan pemeriksaan dan akan diproses hukum,” ujar Rachmat.

Menurut Kapolda Kalsel, oknum polisi yang terlibat pungli itu adalah Aiptu MM dan Bripka DB, anggota Polres Hulu Sungai Tengah yang bertugas di wilayah Polsek Labuan Amas Selatan.

Rencananya, Kapolda Kalimantan Selatan akan menyerahkan penghargaan kepada sopir yang mengunggah video aksi pungli itu pada Senin (21/8).