Pengacara Model Cantik Tata Serahkan Bukti Baru ke Penyidik Berupa Paspor

Pengacara Destiara, Zakir Rasyidin (Foto: Sayangi.com/Tri Setyo)

Jakarta, Sayangi.com – Wali Kota terpilih Kendari Adriatma Dwi Putra (28) dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh seorang model bernama Destiara Talita alias Tata. ADP, sapaan akrab Adriatma dilaporkan atas kasus pencemaran nama baik dan penghinaan.

Pengacara Destiara, Zakir Rasyidin kembali mendatangi Polda Metro Jaya untuk menyerahkan paspor kliennya ke penyidik. Dari paspor tersebut, nantinya penyidik akan dapat melihat kliennya pergi ke Singapura kapan.

“Kami serahkan bukti paspor, sebagai dasar klien kami berangkat ke Singapura, kan di Paspor itu jelas, kapan, jam berapa, klien kami pergi ke Singapura. Kita berikan untuk menguji pernyataan yang bersangkutan (ADP) menilai tak ada hubungan, tak pernah kesana,” kata Zakir di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (22/8).

Saat ditanya seberapa dekat hubungan Tata dengan ADP, Zakir enggan merincinya. Karena menurutnya urusan hubungan keduanya adalah sesuatu yang bersifat privasi.

Lebih jauh Zakir juga merasa yakin bahwa bukti dari rekaman yang ada, dapat diduga kuat bahwa orang yang menghina kliennya adalah ADP. Tata, lanjut Zakir, dihina dengan kata-kata yang sangat menyakitkan.

“Karena di dalam rekaman itu patut diduga itu suara ADP, mengatakan klien kami itu pelacur diucapkan secara berulang-ulang. Klien kami disebut miskin dan parahnya lagi disebut kalimat yang sangat jorok,” jelasnya.

Zakir juga mengaku berani menghadirkan ahli untuk membuktikan bahwa suara yang ada di video tersebut merupakan suara ADP. Hal tersebut guna mematahkan bantahan yang telah dikeluarkan ADP.

“Kalau yang bersangkutan membantah bukan suaranya yah kita panggil ahlinya dibidang itu, untuk menerjemahkan suara itu punya siapa, milik siapa. Kalau dengan bukti itu bisa nggak perkara itu lanjut?,” pungkasnya.